Oke MMS Headline

Okemms | Oke MMS

Cacing Gelang Sebagai Obat Typhus

Written By Nyach on Rabu, 11 Januari 2012 | 19.57

Penyakit tipes (typhus) merupakan salah satu penyakit menular yang penularannya melalui makanan yang mengandung Bakteri Salmonella diantaranya yang dikenal adalah Penyebab penyakit ini adalah Salmonella typhi, Salmonella para typhii A, dan Salmonella paratyphii B. Basil gram negatif, bergerak dengan rambut getar, tidak berspora, mempunyai 3 macam antigen yaitu antigen O, antigen H, dan antigen VI. Dalam serum penderita terdapat zat (aglutinin) terhadap ketiga macam antigen tersebut. terutama menyerang bagian saluran pencernaan. Kuman tumbuh pada suasan aerob dan fakultatif anaerob pada suhu 15 – 41°C (optimum 37°C) dan pH pertumbuhan 6 – 8.

Anak saya dan keponakan yang berumur 10 tahun yang pernah terserang penyakit Typhus, setelah itu, mereka gampang sekali terserang kembali oleh penyakit ini. Apa yang saya dan keluarga lakukan untuk mengobatinya, perlu saya tulis di sini. Resep kuno yang saya gunakan adalah cacing gelang untuk obat Typhus.
Kebetulan juga ada salah satu siswa yang sedang diserang Typhus sedang sms menanyakan apa obatnya, saya langsung teringat tentang resep cacing gelang sebagai obat Typhus. Untuk itu saya bicara dengan ibunya siswa itu melalui telpon untuk menginformasikan cacing gelang sebagai obat Typhus. Bagi yang memerlukan silahkan simak tulisan ini.


Pemanfaatan cacing gelang.
Di zaman kembali ke alam ini, cacing tanah (earth worm) digunakan sebagai antitrombosis di Korea Selatan, Cina dan Vietnam. Digunakan sebagai bahan makanan di Jepang, Hongaria, Thailand, Filipina dan Amerika Serikat. Untuk penyembuhan kanker di Amerika Serikat; dan sebagai makanan obat di berbagai negara Asia Afrika. Di Jepang dikenal vermijuice dan di Eropa, worm burger, worm spagheti, crispy earthworm dan verne de terre.

Sebenarnya penggunaan cacing tanah sebagai obat sudah dimulai sejak tahun 4000 SM oleh bangsa Cina. Ia tercatat dalam Bencao Gang Mu sebagai "pu shuks" yang di kalangan awam disebut naga tanah atau "ti lung kam". Khasiat yang disebutkan beragam seperti melancarkan air seni (diuresis), menetralkan bisa gigitan laba-laba, mengobati sakit malaria, membasmi cacing pita, mengobati sakit kuning dengan perut buncit, meredakan demam dan kejang demam dan menyembuhkan stroke.

Mengenai cacing gelang.
Cacing gelang tanah atau Annelida (dalam bahasa latin, annulus = cincin) dari kelas lumbricus rubellus, adalah kelompok cacing dengan tubuh bersegmen. Annelida memiliki panjang tubuh sekitar 1 mm hingga 3 m. Contoh annelida yang panjangnya 3 m adalah cacing tanah Australia. Lumbricus rubellus adalah kelas annelida di Eropa, sedangkan di Indonesia kelasnya adalah Pheretima aspergillum. Bentuk tubuhnya simetris bilateral dan bersegmen menyerupai cincin.
Cirinya badan kemerahan dan di kepala yang berwarna gelap ada lingkaran putih seperti gelang. Di negara-negara tropis, cacing gelang ini mudah dijumpai di bawah pohon pisang.

Cacing tanah jenis Lumbricus rubellus dan Pheretima aspergillum banyak digunakan dalam pengobatan tradisional anak negeri untuk penawar demam dan typhus. Cacing ini juga diketahui menghasilkan zat hirudin atau zat antikoagulan atau zat anti pembekuan darah.

Cara mengolah cacing gelang.
Cara mengolah cacing gelang menjadi obat tradisonal adalah sebagai berikut:

  1. Carilah Cacing gelang dengan mengorek tanah yang basah, biasanya dicari di bawah akar pohon pisang.  
  2. Cuci bersih cacing 5 ekor selanjutnya 
  3. Tambah air 2 gelas, 
  4. Rebus dan biarkan tersisa 1 gelas. 
  5. Saring dan minum satu gelas sehari.
Obat modern dari cacing gelang bernama dengan awalan "Vermi"
Jika jijik untuk mengolah cacing secara langsung, di toko obat cina (sinshe) ada dijual ekstrak cacing. Cara menyeduhnya bisa ditanyakan langsung ke penjualnya.

Sedangkan di apotek dan toko obat ada juga kapsul ekstrak cacing untuk menyembuhkan typus dan panas tinggi, nama dagangnya Vermint, Vermifus, dll. Ciri nama dagang tersebut mempergunakan awalan 'Vermi' yang berarti cacing.

Kehalalan cacing gelang.
Kehalalan Cacing gelang(Vermint), difatwakan oleh Majelis Ulama Indonesia dengan Surat Keputusan nomor: Kep-139/ MUI/ IV/ 2000 dan persetujuan untuk digunakan sebagai obat tradisional oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dengan Surat keputusan nomor: 0357/ Reg/ B/ 2002.

17 komentar:

Nchie mengatakan...

Iya Tya..
Setuju sekali sama tulisannya..

Olive tuh ga pernah sakit,tapi sekali sakit pasti typus *penyakit tahunan*
kemaren pas liburan sekolah baru sembuh sakit gejala typhus,langsung deh aku dah tau obatnya,selain obat dari dokter aku pake cacing kalung..hhee.
Alhamdulillah cepat menurunkan panasnya..

Nchie mengatakan...

Kalo di keluarga aku bilangnya cacing kalung hahaa..
Ooh cacing gelang tho,jangan2 besok ada cacing cincin ato gengge...

Nyach mengatakan...

@Nchie
iya ya karena melilit di leher cacing warna putih itu maka yang pas cacing kalung. ntar saya beritahu orang sekalung ehh sekampung untuk mengganti nama cacing ini.

makasih infonya

Gaphe mengatakan...

weeh ternyata cacing gelang jug abisa ya?.. setahu saya biasanya cacing tanah..
cuman kalo dibanding cacing gelang mungkin lebih mudah nyari cacing tanah kali yaa??

pengobatan alternatif paru-paru mengatakan...

nice info gan

obat tradisional kanker usus mengatakan...

ok gan

Jero Darta mengatakan...

Setuju gan,saya sdh membuktikannya sendiri.

Jero Darta mengatakan...

Setuju gan,saya sdh membuktikannya sendiri.

obat tumor paru-paru herbal mengatakan...

sip deh gan

obat herbal diare mengatakan...

salam kenal

obat herbal darah tinggi mengatakan...

nice gan

Obat kuat pria mengatakan...

informasi yang sangat bermanfaat

RaniLaban mengatakan...

Mau tanya dunk,, wkt ngambil cacing dr bawah pohon pisang kn dlm keadaan hidup ,trus kita cuci...saat dicuci,,cacingnya ga perlu dibelah atau dikeluarin tanah yg dr dlm perutnya ya??3 hari ini saya coba ambil cacing ,dicuci,trus cacingnya dipotong buat buang isi badannya ,coz ternyata didlmnya perutnya banyak tanahnya gitu...tp kok smp 3 hari ga ada perubahan ya nyokap..apa saya salah ya cara ngolah cacingnya...waktu cacingnya msh hidup apakah cm dicuci badan luarnya??tanpa hrs keluarin isi perut/ tanah yg aDa didlm perutnya? Langsung direbus . Thanks

Nyach mengatakan...

@Rani : Cuci saja lima cacing itu, gak perlu dibelah/dipotong
kan yang diminumkan air yg sudah disaring agar cacingnya gak ikut.
moga cepet sembuh

pantangan makanan asma mengatakan...

makasih gan

silviani mengatakan...

di tunggu berita lainnya

selly afriyanti mengatakan...

Ya mksh info ny ,,nanti q coba juga nih walaupun sedikit geli,,hehehe
Thanks