Oke MMS Headline

Okemms | Oke MMS

FeedCount

Welcome Guys

Anti Virus Gratis

smadav antivirus indonesia

Click here to open Guest Book

cbox
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label info Kalipare. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info Kalipare. Tampilkan semua postingan

Mengenang kesenian Reyog yang unik di Kalipare

Written By Nyach on Rabu, 08 Mei 2013 | 19.04

Era tahun 80 an, di dusun Sukorejo desa Sukowilangan Kecamatan Kalipare terdapat group kesenian. Group kesenian ini diberinama reyog. Kesenian ini sempat menjadi primadona kesenian di dusun Sukorejo yang disebut pula dengan Rekesan.

Sering terdengar suara kendang bertalu-talu "tung tung    tung tung" ketika jam sembilan pagi , disaat group ini sedang berlatih di rumah mendiang kepala dusun yaitu Bapak Giron (almarhum). Cukup menjadi sarana hiburan warga setempat yang biasanya bekerja di kebun atau di kali menangkap ikan.

Kesenian reyog yang di maksud dimainkan oleh 6 sampai dengan 8 orang. Reyog ini unik, karena pemainnya itu sebagai penari, sekaligus pemusik. Masing-masing pemain berlenggak lenggok sambil membawa gendang. Pakaian yang dikenakan sangat mencolok, anehnya masing-masing pemain selalu memakai kacamata hitam, berkaos kaki panjang hampir mencapai lutut. Memakai celana ukuran tiga perempat dilengkapi kain kebaya yang dilipat setengah.
Penampilan group reyok dari dusun Sukorejo ini, terakhir terlihat saat perayaan HUT RI tahun 2012 di desa Sukowilangun. Sedangkan untuk latihan sudah tidak lagi terdengar seperti jaman dulu.

Menurut para orang tua di dusun setempat, asal usul kesenian ini adalah dari Ponorogo, karena Bapak Giron yang saat itu menjabat sebagai kepala dusun memang berasal dari Ponorogo.

Tapi sayang, group reyog ini sekarang cuma sebagai kenangan. Selain kesenian Reyog Sukorejo, ada lagi kesenian di Kalipare yang tinggal kenangan yaitu Kesenian drama madura "Kuntulan". Banyak kesenian di kabupaten Malang yang bisa dihidupkan kembali, jika kabupaten ini memang serius mau menjadikan Malang sebagai daerah wisata .

Sumber foto : Kalipare Media

19.04 | 26 komentar | Read More

Harga Murah Meriah, Mutu Akreditasi A

Written By Nyach on Sabtu, 13 April 2013 | 23.41

Harga Murah Meriah, Mutu Akreditasi A "ahh masak sih" itu tanggapan secara umum. Apa yang dimaksud judul diatas ? Tentu yang baca agak penasaran. Kenapa kok penasaran ? Suatu kebiasaan bahwa harga sesuai dengan wujud atau mutu barang, itu kalau dalam perdagangan. Istilahnya dalam bahasa jawa "Ego nggowo rupo".

Kalipare merupakan daerah ibu kota kecamatan, yaitu kecamatan kalipare kabupaten Malang. Kalipare mempunyai Sekolah Menengah Atas (SMA) yang bernama SMA Jenderal Sudirman-Kalipare. Sekolah ini beralamat di jalan Jendral Sudirman No. 31 Kalipare Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang propinsi Jawa Timur, dengan kode pos 65166. Sekolah ini juga yang satu-satunya berjenis SMA se-kecamatan, sedangkan sekolah tingkat menengah atas yang lain adalah SMK. SMK di kecamatan Kalipare baru-baru ini didirikan oleh masyarakat, ketika sedang marak-maraknya program sekolah kejuruhan dari pemerintah. Sedangkan SMA Jenderal Sudirman-Kalipare berdiri sejak tahun 80 an.

SMA Jenderal Sudirman-Kalipare didirikan oleh para Ulama NU di Kalipare tahun 80 an untuk pendidikan umum yang bernafaskan NU. Pendirian sekolah ini juga untuk memfasilitasi pendidikan warga Kalipare dan sekitarnya yang mayoritas berprofesi petani lahan kering. Hal ini, mau tidak mau biaya untuk bersekolah di SMA Jenderal Sudirman-Kalipare murah. Pada era tahun 2010 sampai sekarang, biaya sumbangan pelaksanaan pendidikan di sekolah-sekolah negeri atau swasta sekitar Malang selatan sudah berkisar ratusan ribu rupiah, di SMA Jenderal Sudirman-Kalipare masih tujuh puluh ribu rupiah. Bagaimana , berapa besar biaya sekolah tingkat SMA/SMK di daerah luar Malang selatan ? Tentu hampir dipastikan rata-rata biayanya lebih dari Rp. 100.000,- atau lebih, bahkan tidak sedikit yang sekitar Rp. 250.000,- sebulan.

Pada tahun 2012 kemarin, hasil visitasi dari team asesor Akreditasi Sekolah propinsi Jawa Timur memberikan nilai yang sangat membanggakan warga Kalipare terhadap sekolah ini. Karena SMA Jenderal Sudirman-Kalipare mendapatkan hasil Akredatasi Sekolah ber-type A. 

Hasil penilaian team asesor akreditasi sekolah ini tidak isapan jempol belaka. SMA Jenderal Sudirman Kalipare memiliki gedung untuk sarana kegiatan belajar yang bisa dikatakan sangat memadai. Semua gedungnya bertingkat dua, dilengkapi Laboratorium IPA, Laboratorium Komputer, Perpustakaan, Laboratorium Bahasa dan sarana olah raga Basket. Selain itu di SMA Jenderal Sudirman-Kalipare juga ada stasiun pemancar radio pendidikan JS FM (Jelajah Swara FM).

Stasiun radio pendidikan ini sebagai wadah para siswa yang mempunyai bakat kepenyiaran. Radio ini juga dipergunakan untuk media penyampaian pembelajaran oleh guru-guru bidang study di sekolah ini melalui para siswa yang sebagai penyiar.

Untuk mewadahi siswa yang mempunyai bakat lain, disediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, antara lain olah raga Bola Volly, Sepak Bola, Bulu tangkis, Kepramukaan, Palang Merah Remaja (PMR), Seni Drama dan Kepenulisan Majalah dinding.


Sedangkan untuk pendidikan Iman dan Taqwa , Imtaq sejak tahun 1996 sampai sekarang disekolah ini  kepada warga sekolah diwajibkan untuk mengikuti  sholat dhuha dan sholat dhuhur berjamaah. Untuk siswa putri dan guru-guru wanita mulai tahu 1997 (foto disamping adalah awal diwajib jilbab) diwajibkan berjilbab, bagi yang beragama Islam. SMA Jenderal Sudirman-Kalipare juga melaksanakan agenda sekolah rutin tiap tahun jiarah Wali Songo yang diikuti siswa kelas XII dan keluarganya. Biaya pelaksanaan jiarah Wali Songo ini, dilakukan dengan cara menabung mulai kelas X sebesar Rp. 5.000,- tiap bulan. Sehingga total biaya di sekolah ini hanya Rp. 75.000,- per-bulan. Murah meriah, kan. Sekolah yang dimaksud mempunyai blogg di sini KLIK

Postingan ini sebagai gambaran pendidikan di Indonesia, untuk gambaran Indonesia yang lebih lengkap tentang keindahan alam, tokoh-tokoh, dan sebagainya silahkan lihat di sini KLIK
23.41 | 7 komentar | Read More

Ditemukan mayat dipenuhi telor lalat di bawah kebun sengon

Written By Nyach on Jumat, 13 Januari 2012 | 07.46

Kalipare : Jumat , 13 Januari 2012 di pagi hari masyarakat Kaliasem Rt.12/Rw02 desa kalipare kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang Jawa Timur, heboh. Telah ditemukan sesosok mayat yang dikerubungi lalat di bawah pohon sengon dekat persawahan yang jauh dari rumah penduduk. 
Mayat yang mengenakan rok biru dan beralaskan daun jati itu sementara berita ini ditulis tidak dikenal, oleh masyarakat yang melihatnya.

Posisi mayat tengkurap, dengan kepala di sebelah selatan. di sebelah utaranya terdapat tas terbuat dari plastik berwarna kuning dan hijau yang dianyam. Keadaan mayat sudah dikerubungi lalat, bagian kaki terlihat mulai berair tetapi tidak berbau. Terlihat telor telor lalat memenuhi mata sebelah kiri, bagian sudur mulut dan sela sela jari kaki. 
 
Sementara ini sedang proses pelaporan ke polsek Kalipare, setelah laporan ke RT-RW, oleh salah satu warga Kaliasem. Mayat ini ditemukan oleh Marsiti warga Kaliasem RT. 12 ketika mencari jamur di sekitar kebun sengan itu." Saya ketika tolah-toleh mencari jamur di sini, kulihat orang mati disitu, langsung saya berlari pulang memberitahu orang-orang" demikian katanya, saat mendampingi penulis ketika melihat mayat secara langsung.
Sampai jam 7.35 wib kepala dusun Kaliasem baru datang, sambil menunggu petugas dari polsek Kalipare untuk mengevakuasi mayat tersebut. Tepat jam 7. 50 WIB petugas dari Polsek Kalipare datang .
07.46 | 13 komentar | Read More

BUDI DAYA JAMUR di KALIPARE | Oke MMS

Written By Nyach on Minggu, 18 Desember 2011 | 19.27

Jamur tiram kini mulai tersedia di sejumlah pasar modern (mal/supermarket). Bahkan sejumlah restoran besar maupun hotel berbintang di Indonesia pun menyediakan menu jamur tiram. Berbagai makanan olahan berasal dari jamur Tiram bisa diciptakan dengan mudah.
Hasil penelitian secara klinis menyebutkan, kandungan senyawa kimia khas jamur tiram berkhasiat mengobati berbagai penyakit manusia seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan anemia. Senyawa ini juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan polio, influenza, serta kekurangan gizi.


Dengan tingkat harga yang tinggi (Rp 8.000-Rp 12.000/kg), budi daya jamur tiram mempunyai fesibilitas ekonomi yang lebih baik. Artinya, ia bisa dijadikan usaha sampingan bagi petani, maupun usaha pokok bagi kaum muda yang hingga kini masih menganggur.

Sayangnya, masih banyak warga masyarakat yang belum mengetahui keuntungan budi daya jamur tiram dan manfaatnya bagi kesehatan manusia. Di Barat, kaum vegetarian menjadikan jamur tiram sebagai salah satu bahan makanan ideal, dan bisa diolah menyerupai daging ayam, daging sapi, atau daging kambing.
Langkah warga di Kec. Kalipare Kab. Malang tampak menekuni bisnis sampingan budi daya jamur Tiram berada di desa Tumpakrejo, Sukowilangun dan desa Kaliasri/Kalitelo disamping memproduksi jamur juga bersedia melayani pembelian baglog jamur Tiram, sedangkan di desa Sumberpetung sebagai produksi jamur saja.


JAMUR tiram tak hanya memiliki rasa yang lezat, tapi juga mengandung gizi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan manusia. Menurut penelitian Departemen Sains Kementerian Industri Thailand, jamur tiram mengandung karbohidrat (50,59 %), protein (5,94 %), serat (1,56 %), dan abu (1,14 %), dengan kandungan lemak sangat rendah (0,17 %). Setiap 100 gram jamur tiram segar mengandung 45,65 kalori, 8,9 mg kalsium, 1,9 mg besi, 17,0 mg fosfor, 0,15 mg vitamin B1, 0,75 mg vitamin B2, dan 12,40 mg vitamin C.

Berdasarkan hasil bersiturrahmi yang cukup santai pada hari Minggu pagi, 18 Desember 2011 dengan pelaku budi daya jamur Tiram di Kalipare didapatkan informasi bahwa, jamur tiram mudah dibudidayakan dengan teknik yang hampir sama dengan jamur merang. Untuk mengawalinya ada beberapa tahap yang harus dilakukan:
Tahap 1 menyiapkan rumah jamur (kumbung),
Tahap 2 membuat media bibit induk (spawn) untuk yang profesional
Tahap 3 cara memproduksi jamur tiram, cocok untuk pemula


 TAHAP 1 : MENYIAPKAN RUMAH JAMUR ( KUMBUNG )
Kumbung dapat dibuat dari rangka besi, kayu, atau bambu, dengan dinding dan atap terbuat dari plastik. Pada bagian luar kumbung dipasang lagi atap dan dinding dari anyaman bambu, nipah, atau kain yang dapat ditutup-buka, untuk mengatur cahaya matahari yang masuk. Kumbung dilengkapi jendela untuk mengatur sirkulasi udara. Hal ini terkait dengan kebutuhan suhu dan kelembaban udara yang ideal. Di dalam kumbung bisa dibuat dua deret rak (bedengan) bertingkat, sebagai tempat meletakkan ratusan -bahkan ribuan- bag log. Kumbung berukuran 8 x 3 m2, misalnya, bisa menampung 3.000-an bag log.

Baglog bisa dibuat sendiri, bisa juga membeli dari pembudidaya jamur tiram yang sudah berpengalaman. Memang lebih praktis membeli, apalagi harganya relatif murah (Rp 1.100-Rp 2.000). Begitu pula dengan bibit jamur, yang kini dapat dibeli di petani-petani kawakan.

TAHAP 2 : MEMBUAT MEDIA BIBIT INDUK (SPAWN)
Bagi saudara yang mau lebih profesional dalam budi daya jamur tiram, inilah 10 LANGKAH MEMBUAT MEDIA BIBIT INDUK:
1.    Bahan medianya yang berupa biji-bijian atau campuran serbuk gergajian albusia (SKG) ditambah biji   millet (pakan burung kenari dan gould amandine), 1 (42%) : 1 (42%). Bahan baku ini adalah yang terbaik.
2.    Bahan baku dicuci dan direbus selama 30 menit menggunakan pressure cooker atau panci.
3.    Bahan baku tersebut ditiriskan dengan ayakan. Tambahkan 1% kapur (CaCl3), 1% gypsum (CaSO4), vitamin B kompleks (sangat sedikit) dan atau 15 persen bekatul. Kadar air 45-60 % dengan penambahan air sedikit dan pH 7.
4.    Bahan baku tersebut lalu didistribusikan ke dalam baglog polipropilen atau botol susu atau botol jam pada hari itu juga. Perbotol diisi 50-60% media bibit, disumbat kapas/kapuk, dibalut kertas koran/alumunium foil.
5.    Sterilisasi dalam autoclav selama 2 jam atau pasteurisasi 8 jam pada hari itu juga. Temperatur autoclave 121 derajat C, tekanan 1 lb, selama 2 jam. Temperatur pasteurisasi 95 derajat C.
6.    Lakukan inokulasi dengan laminar flow satu hari kemudian. Setelah suhu media bibit turun sampai suhu kamar dilakukan inokulasi bibit asal biakan murni pada media PDA (sebanyak 2-3 koloni miselium per botol bibit).
7.    Inkubasi (pertumbuhan miselium 15-21 hari) pada ruang inkubasi/inkubator, suhu 22-28 derajat C.
8.    Botol atau baglog isi bibit dikocok setiap hari, dua hingga tiga kali. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan miselium bibit jamur merata dan cepat serta media bibit tidak menggumpal/mengeras.
9.    Bibit induk dipenuhi miselium jamur dengan ciri pertumbuhan miselium jamur kompak dan merata.
10. Jamur tersebut digunakan sebagai inokulan/bibit induk/bibit sehat perbanyakan ke 1 dan ke 2. Bibit ini disimpan dalam lemari pendingin selama 1 tahun, bila tidak akan segera digunakan.

TAHAP 3 : MEMPRODUKSI JAMUR TIRAM (PLEUROTUS SPP)
Bagi saudara yang ingin sebagai pembudidaya jamur Tiram dan sebagai baglog, inilah 10 LANGKAH MEMPRODUKSI JAMUR TIRAM :
1.    Siapkan serbuk kayu gergajian albasia. Rendam selama 0-12 jam (bergantung pada spesies/strain serbuk kayu yang digunakan).
2.    Tiriskan sampai tidak ada air, pada hari itu juga dengan mengunakan saringan kawat atau ayakan kawat.
3.    Membuat subtrat/media tumbuh, pada hari itu juga. Tambahkan 5-15 % bekatul atau polar (bergantung pada spesies/strain yang digunakan), 2% kapur (CaCO3), 2% gypsum (CaSO4) dan air bersih, diaduk merata, kadar air substrat 65%, pH 7.
4.    Distribusikan kedalam baglog polipropilen pada ahri itu juga. Padatkan dalam wadah tersebut, beri lubang bagian tengah, dipasang mulut cincin pralon, kemudian ditutup dengan kapas/kertas minyak.
5.    Sterilisasi/pasteurisasi, satu hari kemudian. Simpan dalam kamar uap atau kukus dalam drum dengan suhu media di dalam baglog 95-120 derajat C selama 1-3 kali 8 jam bergantung pada jumlah substrat yang akan di pasteurisasi.
6.    Inokulasi substrat dengan spawn di ruang inokulasi. Setelah suhu bag log substrat turun sampai suhu kamar, inokulasikan bibit pada substrat dalam laminar flow. Bibit 10-15gr/kg substrat.
7.    Inkubasi bag log substrat (pertumbuhan miselium 15-30 hari). Rumah jamur/kubung/ruang inkubasi dijaga tetap kering dan bersih, suhu 22-28 derajat C tanpa cahaya.
8.    Bag log substrat dibuka cincin dibuka (7-15 hari kemudian). Cara membuka berbeda-beda, tergantung jenis jamur kayu yang digunakan.
9.    Bag log disusun di rak dalam rumah jamur (pertumbuhan jamur 10-15 hari kemudian, tumbuh pin head/bakal tumbuh buah). Bakal tumbuh buah tersebut disiram air bersih agar jamur tumbuh. Untuk jamur tiram, yang disiram rumah jamurnya. Untuk jamur kuping penyiraman langsung pada substrat sampai basah kuyup. Suhu rumah jamur 16-22 derajat C RH : 80-90 %.
10. Panen jamur tiram/kuping. Panen kurang dari 9 kali dalam waktu kurang dari 1,5 bulan tergantung cara pemeliharaan/penyiraman jamur dan kebersihan kumbung. Atau sisa panen 2-5 kali seminggu. Sedangkan pemanenan berikutnya setiap 10-14 hari, selama enam bulan. Tubuh buah yang sudah siap panen harus segara panen agar kualitas jamur baik.

Inilah TINDAKAN DALAM MEMANEN JAMUR TIRAM
Jamur yang telah dipanen harus dibersihkan akarnya, agar tidak mengundang hama penyakit, lalu disimpan di kantung plastik. Jamur tiram yang berkualitas baik memiliki ciri segar, kering dan tidak pecah. Karena itu, bersihkan jamur dari segala kotoran yang menempel pada tubuh buahnya. Jamur tiram bisa diolah menjadi keripik, pepes, oseng-oseng, sop, soto, dan ''daging palsu''.
Faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya jamur tiram ini adalah masalah higienis, aplikasi bibit unggul, teknlogi produksi bibit (kultur murni, bibit induk, bibit sebar), teknologi produksi media tumbuh/substrat dan pemeliharaan serta cara panen jamur tiram.


Analis usaha budidaya jamur UNTUK PEMULA
Biaya pembuatan kumbung kapasitas 10.000 Baglog        = Rp    2.000.000
Biaya pembelian bibit Rp.1.700 X 10.000 baglog             = Rp  17.000.000
Biaya instalasi dan pemasangan pipa air                            = Rp       150.000
Biaya pegawai tetap                                                         = Rp       500.000
Biaya listrik                                                                      = Rp       150.000
Biaya Transportasi (6 bln)                                                 = Rp       250.000  +
                                                  Biaya Produksi              = Rp  18.050.000
 

Kemampuan tumbuh jamur setiap baglog: 
0,4 X 1,80 kg = 0.72 kg/baglog 0,72 X 10.000 =     7200 kg    
 

Pendapatan       
Jika harga jual jamur tiram di pasar per kilogram: Rp.8.000,- 

maka Rp. 8.000,- x 7.200 kg =      Rp  57.600.000
       
Keuntungan bersih (6 bln)    penjualan jamur tiram segar Penghasil Kotor: – Biaya Produksi = Rp.57.600.000 – Rp.18.050.000 (Modal THP 2)     = Rp  39.550.000
 

JADI KEUNTUNGAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM 10.000 BAGLOG SELAMA 6 BULAN SEBESAR "Tiga puluh Sembilan Juta Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah"
Untuk Analisis secara lengkap, silahkan saudara unduh file di sini BUDI DAYA JAMUR TIRAM
  Semoga sukses berusaha sampingan Budidaya Jamur Tiram.
19.27 | 7 komentar | Read More

Pemelihara Sapi di Indonesia Menangis

Written By Nyach on Rabu, 21 September 2011 | 11.17

Dengan kasih dan sayang diusaplah kepalanya dengan air sampai punggung dan badan, dua ekor sapi melenguh uuuuuwahhh. Pak Narimah membelai-belai sapinya yang berjumlah dua ekor dengan air dan handuk setiap pagi hari setelah sholat shubuh. Di tengah kebun kopi sebelah barat rumah yang sederhana selalu terjadi kemesraan antara sapi dengan tuannya.
" Sapinya gemuk gemuk ya Pak" saya sapa dari kejauhan, Pak Narimah menghentikan aktifitasnya.
" Alhamdulillah, tapi gak jadi saya jual " jawabnya
" Kenapa ?, kemarin 1 bulan yang lalu katanya mau di jual" lanjutku
" Iya, tetapi harganya sangat murah. Masak saya membeli dengan harga 7 juta rupiah, la kok hanya di tawar 5 juta. Rugilah saya". Penjelasan Pak Narimah membuat saya terenyuh.
Sapi itu sudah dipelihara lima bulan lebih tetapi hasil jerih payahnya hanya mendapat kerugian. 
Kerugian tidak hanya dari modal untuk membeli, tetapi tenaga yang digunakan untuk memelihara sapi. Hampir tiap pagi memandikan, minimal menyeponi (bhs Jawa = mengelap dengan kain) sapi-sapi kesayangannya agar sehat dan bergairah.
Orang bekerja tentunya mengharapkan penghasilan buah dari keluar keringat. Pepatah toraja mengatakan "tambah gula tambah sagu" yang artinya semakin banyak bekerja semakin banyak rizqy yang didapat. Memelihara sapi ada tiga hasil yang diharapan yaitu :
  1. Untung , yaitu keuntungan yang didapat dari selisih harga beli dan harga jual. Istilahnya pemeliharaan penggemukan sapi.
  2. Anak sapi, yaitu memelihara sapi mengharapkan sapinya bertambah. Kalau sapi yang dipelihara miliknya orng lain maka anak sapi yang lahir dibagi dua. Bisa saja bergantian antara pemilik dan pemelihara sapi dalam memiliki anak sapi.
          3. Susu sapi, pemeliharan yang mengharapkan susu untuk dijual adalah sapi perah.

Kenapa harga sapi murah, sehingga si pemelihara sapi menangis, aneh padahal daging sapi tidak mengalami penurunan harga.  
Marilah kita ingat ketika ada penayangan penyembelihan sapi di Australia , dan Australia menghentikan ekspor sapi ke Indonesia.
Ketika itu selama dua minggu maka harga sapi di pasaran Indonesia sesuai dengan harapan pemelihara sapi. Rakyat sangat senang dengan kenaikan harga tersebut.
Kenapa pemerintah terus mengijinkan impor sapi padahal sapi-sapi di Indonesia banyak. Dengan kebijakan impor sapi yang menguntungkan sebagian kecil orang Indonesia berdampak melelehnya air mata istri Pak Narimah yang tiap hari merumput di mana saja sekedar mengenyangkan sapi-sapinya.
11.17 | 7 komentar | Read More

Pilkasun Kalipare Mencari Dasar Kekuatan Hukum Legalitas

Written By Nyach on Kamis, 07 Juli 2011 | 22.46


Hembusan angin demokrasi mendera warga kampung yang terletak di desa atau ibukota kecamatan Kalipare Kabupaten Malang. Setelah menulis tentang pendaftaran untuk calon kepala Dusun (Kasun) sebesar 2 juta rupiah, tidak bermaksud memperbesar permasalahan yang ada, saya menulis tentang "Pilkasun Kalipare Mencari Dasar Kekuatan Legalitas" , karena ini yang menjadi latar belakang dimuatnya tentang urusan sepele pemilihan kasun sampai ditulis dikoran lokal Malang. adalah dasar sebagai fasilitas pemahaman bersama tentang aturan main atau tata tertib.

Nuansa demokrasi tentang pilkasun mulai bulan Desember 2010, dengan ditandainya oleh penggalangan masa salah satu calon. Anehnya penggalangan masa ini ditandai dengan koordinasi oleh orang-orang yang sepihak, yang berarti tidak untuk membicarakan bagaimana supaya hajat bersama warga dusun berlangsung dengan jujur adil dan berwibawa (uihh berwibawa, kok serius banget ya). Sampai-sampai ada tanda tangan dukungan terhadap salah satu calon. Terang saja namanya juga belum ada calon lain yang yang muncul , makanya saat disodori format isian tanda tangan para warga yang jelas-jelas orang kampung sekedar ikut. Untuk warga yang mempunyai daya kritis lebih tinggi tidak dilibatkan, hal ini menjadi pertanyaan, tentang pembunuhan karakter. Baru setelah warga memanas pihak pemerintahan desa mengadakan sosialisai mengingat jabatan kasun lama berakhir di tanggal 22 Juni 2011 lalu. sosialisai pertama dilaksanakan di bulan April sedangkan yang kedua di tanggal 4 Juni 2011.

Menurut orang pemerintahan desa, carut marutnya pemilihan kasun dikarenakan peraturan desa Kalipare belum ada. Tapi anehnya ketika Okemms konfirmasi kepada urusan pemerintahan desa Kabupaen Malang oleh petugas (Pak Agung) semua desa sudah ada perdesnya. Padahal Okemms saat itu membawa draf perdes yang tertulis 2011 dan belum ada legalitasnya dari pihak yang berwenang.




22.46 | 3 komentar | Read More

The Delapan Group Drumband Kalipare

Written By Nyach on Selasa, 28 Juni 2011 | 16.17

Sambil membenahi templatte wadahku nulis matematika yaitu blogg "Info Math | Ra'want Matematika" saya meng-informasikan tentang nuansa baru di Kalipare.Semalam sebenarnya sudah mulai nulis tentang 8 group drumband Kalipare ini, tetapi karena templatte di Info Math berantakan saya menjadi tidak mencapai finish, Saya katakan nuansa baru karena The Delapan Group Drumband Kalipare ini menyedot perhatian sebagian penghuni desa kalipare di hari Minggu, 26 Juni 2011 di sekitaran tugu garuda Kalipare, mulai jam 13.30 WIB.


6 group drumband Kalipare ini tampil bersamaan di acara peringatan hari Bhayangkara oleh Polsek Kalipare tahun 2011. Tetapi karena sesuatu hal hanya 6 group yang bisa tampil, yaitu
  1. group drumband SMA/SMP Jenderal Sudirman Kalipare;
  2. group Mts Sultan Agung Sumberpetung;
  3. group Mts Bahrul Huda Sukowilangun;
  4. group MINU (Madrasah Ibtidaiyah NU ) Kalipare;
  5. group TK Muslimat NU Kalipare;
  6. group MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) Arjowilangun;
 Sedangkan yang tidak bisa tampil adalah group drumband :
  1. SMPN 1 Kalipare
  2. Ansor Sumberkombang
Tampilan masing2 group drumband diantaranya adalah ;
1. Gruop Dramband SMA/SMP Jenderal Sudirman Kalipare.

Tampak lengkap di foto dari depan 
sekaligus pengrus ikatan Alumni SMP/SMA JS (yang berkaos orange)

Personil Group Drumband SMA/SMP Jenderal Sudirman Kalipare, yang terdiri dari campuran siswa/siswi SMA dan SMP setempat

Bagian yang ber action di Drumband SMP?SMA JS

2. Gruop Dramband Mts Sultan Agung Sumberpetung Kalipare.

Dengan Mayoret berbaju Muslimah, kerenkan meskipun drumband tetep nutup aurat

3. Gruop Dramband Mts Bahrul Huda Sukowilangun Kalipare.
Mayoret Mengatur , agar posisi dan alunan agar serempak
Para siswa Mts Bahrul Huda Sukowilangun berseragam yang nuansa NKRI
dengan warna gula kelapa bersemangat menyampaikan irama kebanggan.

Untuk ke 3 group drumband saya tidak bisa hunting gambar karena lokasi tampilan berbeda dengan ke 3 group diatas.
4. Gruop Drumband MINU Kalipare. 
 (penonton begitu antusia menyaksikan tampilan)
5. Gruop Drumband Madrasah Ibtidaiyah Negeri Arjowilangun Kalipare. 

Penonton memanfaatkan tugu garuda untuk naruh anak-anak mereka 
agar bisa meyaksikan aksi dari personil drumband dengan jelas

6. Gruop Drumband Taman Kanak-kanak NU Kalipare.
Penampilan group drumband TK Muslimat NU Kalipare ketika wisuda siswa tahun pelajaran 2010/2011
Para wisudawan dan wisudawati berpawai sepanjang jalan Ahmad Yani - jalan Jendral Sudirmaan Kalipare, Rabu 22 Juni 2011.
Kalipare merupakan suatu desa sekaligus sebagai ibu kota kecamatan Kalipare yang mempunyai banyak potensi, mereka memerlukan ruang gerak dan kesempatan. Banyaknya warga yang berpotensi hengkang ke luar daerah sebagai indikator kurangnya sarana dan kesempatan. Sebagai warga Kalipare sudah selayaknya menyadari bahwa daerah ini, menjadi target orang-orang berduit untuk mendulang sumberdaya alam batu kapur. Karena tanah yang dipijak warga Kalipare terdiri dari batuan kapur yang sangat banyak kegunaan secara industri.

semoga bermanfaat, AMIN
16.17 | 5 komentar | Read More

Pendaftaran Kasun Sebesar 2 Juta Rupiah

Written By Nyach on Kamis, 23 Juni 2011 | 20.38

Masa bakti Kepala dusun Kaliasem Desa Kalipare Karmat Sudarmaji, berakhir tepat pada tanggal 22 Juni 2011 sesuai dengan penjelasan kepala desa Kalipare yaitu Bapak Wagiran. Ketika sosialisasi tahap ke dua mekanisme pemilikan kepala dusun (PILKASUN) Kaliasem di SDN Kalipare 06 pada hari Selasa, 7 Juni 2011. Jam 15.00 wib juga disampaikan jadwal pendaftaran calon kepala dudun Kaliasem oleh BPD Desa Kalipare bagian pemerintahan yaitu Fadil. Dimana pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 13 s.d 20 Juni 2011. 


Untuk pendaftaran anggota BPD bagian pemerintahan ini mengatakan , " sesuai rapat BPD kalau di dusun Sumberkombang dua tahun yang lalu sebesar 1,5 juta rupiah, karena sekarang telur-telur naik, rokok surya juga naik maka untuk pilkasun di dusun Kaliasem uang pendaftarannya kesepakatan 2 juta rupiah. Mari siapa saja yang mendaftar uang pendaftarannya 2 juta rupiah dua tahun yang lalu 1,5 juta. Ini sesuai hasil agenda rapat yang disepakati kemarin , bukan untuk memberatkan tidak, jika persyaratan lain dipenuhi tapi uang pendaftaran nggak ada maka masuk kotak, ambilkan spidol besar dikotak srettttt letakkan saja di bawah jadi nggak sah.Bukan berorientasi materi tidak”. Lanjutnya untuk bagian pendaftaran bukan kami sebagai anggota BPD juga bukan ke Pak Lurah, tetapi pendaftaran ke Pak Kodir yang sebagai kaur umum desa Kalipare.
Abdul kodir Jailani setelah dikonfirmasi merasa kaget kalau dirinya sudah diumumkan sebagai pendaftar calon kasun, selajutnya Kodir bertanya “ berapa uang pendaftarannya ?”. Setelah dijawab kalau uang pendaftarannya Rp. 2.000.000,- Dia menanggapi “ saya kira teman-teman BPD bergurau ketika mengatakan ke saya uang pendaftaran calon kasun 2 juta”.
Aripin sebagai calon kepala dusun Sumberkombang di pilkasun sebelumnya mengatakan “ pilkasun di Kalipare tidak beres, uang pendaftaran di Sumberkombang hanya Rp. 250.000,-, sekarang di kaliasem kok 2 juta”. Kalau ada rapat lagi tolong ini sampaikan, dan saya siap dipanggil untuk menyampaikan yang sebenarnya tentang pilkasun di dukuh kami”. Untuk warga yang lain juga menanyakan untuk apa pilkasun kok uang pendaftarannya 2 juta, apa jelas alokasi pemanfaatannya
20.38 | 10 komentar | Read More

Ikan Bader Bang Sisik Kencono di Kali Berantas

Written By Nyach on Rabu, 20 April 2011 | 00.02

Ikan Bader Bang Sisik Kencono di Kali Berantas
oleh : Nyach
http:okemms.blogspot.com

Sesuai dengan namanya Bader Bang Sisik Kencono berarti ikan air tawar berjenis Bader, Tawes atau Wader . Bang berasal dari kata abang(Jawa bukan Sunda) berarti berwarna merah. Sisik sudah jelas bermakna sisik yang melindungi binatang bersisik kayak ular termasuk ikan. Kencono berati kemilauan kayak emas.

Ketika hujan gerimis seorang nelayan dari daerah Rekesan Kec Kalipare, menjumpai penampakan ikan bader raksasa diperairan waduk bendungan Ir. Sutami Karangkates. Terlihat olehnya punggung ikan yang bergemerlapan kuning keemasan dengan panjang sekitar 15 meter . Dia memperhatikan dari posisi perahu obek (sampan) sambil gemetar, karena sejak sebagi nelayan di sungai Berantas, baru sekali ini dilihatnya hal yang gak masuk akal. Orang di kampung saya menyebutnya dengan ikan gaib penunggu kali Berantas sekitar bendungan Karangkates sampai dengan bendungan Sengguruh di daerah Kepanjen. Jika ikan Baderbang Sisik Kencono ini menampakkan diri, masyarakat meyakini, sebentar lagi pasti ada korban tenggelam.
Dulu ikan bader ini pernah menjadi ikan yang yang di baggakan pada zaman Kahuripan yaitu pada masa pemerintahan Airlangga bahkan pusaka prabu Airlangga itu bernama Bader Bang Sisik Kencono. Perairan sungai Berantas pernah di bendung pada zaman Airlangga, untuk keperluan irigasi sehingga menjadi negeri yang subur hingga saat in yaitu Malang. Itulah karenannya nama air di belanga yg mempunyai makna proyek pembuatan bendungan sungai Berantas yang di gambarkan oleh mpu Sedah dan empu Panuluh Laksana Syang hyang Wisnu Tiwikrama, karena Airlangga adalah penjelmaan sang Wisnu dengan Garuda Muka sebagai tunggangganya.

Kali Berantas dengan ikan Bader yang tidak pernah di temui di perairan manapun. Dulu ketika saya masih kecil sering mancing sambil gembala kambing di kali yang jaraknya hanya 300 meter disebelah timur rumah bapak/ibu, sering mendapat ikan jenis bader ini. Tapi sekarang jarang kujumpai, mungkin saja ikan ini sudah punah atau masih tersisa satu dua saja . Baderbang ikannya bersisik mengkilap laksana perak menyala rasannya sangat lezat gurih .


Menurut cerita Bapak,di tahun 70 an, ketika awal pembangunan bendungan karang kates untuk mendapatkan ikan bader sangat mudah, mancing dengan umpan daun-daunan seperti daun kacang (lembayung) atau daun karetan (patik emas) bisa mendapatkan ikan bader yang banyak. Cara mancing menggunakan daun ini, tidak hanya ditaruh di pancing , tetapi ada seikat daun yang di masukkan kedalam air dimana kita mancing, sehingga ikan-ikan berkumpul disekitar mata pancing.


Baderbang berbentuk seperti ikan tawes pada umumnya pipih agak bulat memanjang, dengan ukuran badan sekitar 3 – 8 cm dengan panjang 7 – 14 cm. Mirip dengan ikan kuniran, atau ikan wader (bukan citul atau lure ya). Ekornya berwarna kuning dibagian pangkal sedang bagian ujung ekor kemerahan, kayak degradasi warna, termasuk warna sirip punggung dan sirip perut.
00.02 | 18 komentar | Read More

Kain Bathik Penyebab Hujan Badai

Written By Nyach on Kamis, 03 Februari 2011 | 23.24

 Bathik sebagai budaya bangsa pernah mau diaku oleh bangsa lain, bangsa indonesia mengenal bathik sejak dahulu, bahkan dilegenda jawa, kayak nyai Roro Kidul memakai kain bathik dan masih banyak lagi seperti yang dipakai oleh tokoh-tokoh jaman dahulu di seni budaya kethoprak. Bercerita tentang bathik ada hal mestis di desa Arjowilangun Kalipare mengenai Bathik.

Arjowilangun adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Kalipare kabupaten Malang, tepatnya terletak di sebelah Selatan daerah wisata bendungan Karangkates. Topografi daerah ini adalah,
sebelah Utara      dibatasi oleh sungai Brantas,
sebelah Timur      dibatasi oleh Hutan yang masuk wilayah desa Sukowilangun Kalipare
sebelah Selatan    dibatasi oleh desa Tumpakrejo Kalipare
sebelah Tenggara dibatasi oleh desa Arjosari Kalipare
sebelah Barat       dibatasi oleh hutan Singkil wilayah desa Kalirejo
Desa Arjowilangun dalam peta wilayah Kec. Kalipare sebagai berikut.

Suatu tempat mempunyai adat istiadat tersendiri, begitu juga desa Arjowilangun. Ketika ada hajatan di salah satu warga desa Arjowilangun, terjadi hujan badai yang sangat menakutkan warga desa. Dikala hujan masih belom reda , terjadi kusak kususk mengarah kepada seorang saudara yang saat itu sebagai byodo (sanak saudara yang dimintai bantuan tenaga istilah jawa byodo-sinoman), kemudian yang punya hajat mengajak bicara secara baik-baik kepada orang yang menjadi bahan pembicaraan. Sebagai orang yang bukan warga desa, dia tidak tahu tentang apa yang menjadi kusak-kusuk sesama byodo sinoman, baru tahu setelah di panggil si punya hajat dan disuruh ganti pakain, kebetulan saat itu ibu ini memakai kain berbathik barong cantel dan baju hijau.
 
(Bathik yang dimaksud seperti ini tetapi yang berwarna hijau)

 Dari kejadian itu , benarkah Baju hijau dan kain bathik liris barong cantel yang menyebabkan terjadinya hujan badai di Desa itu ???. Menurut kuncen (Juru Kunci benda peninggalan desa) , kain bathik barong cantel dan dipadu dengan baju hijau adalah pakaian sang babat desa yang terkenal dengan nama mBah Loco atau nama aslinya Sukoco dan Sukesi. Tokoh desa yang diyakini oleh warga desa mempunyai kemampuan dalam menjaga wilayah desa dari orang yang berniat jahat ini, sampai sekarang di gambarkan dalam bentuk boneka kayu. Boneka kayu ini disebut "leyang leyong" karena ketika ada upacara bersih desa Arjowilangun , boneka ini dikirap keliling desa dengan cara digendong sehingga berleyongan boneka itu berdiri.
23.24 | 12 komentar | Read More

DIPAKSA NIKAH OLEH ORANG KAMPUNG MENGANTARKAN JADI TKW DI HONGKONG

Written By Nyach on Selasa, 01 Februari 2011 | 22.28

CERITA SALMA SANG PAHLAWAN DEVISA 
DIPAKSA NIKAH OLEH ORANG KAMPUNG MENGANTARKAN JADI TKW DI HONGKONG
Oleh . Nyach

Orang Bekerja ada dua alasan yang memotivasi, yaitu mencari penghasilan dan menyalurkan hoby atau kesukaan. Kerja untuk menyalurkan kesukaan bisa berupa kerja sosial yang harapannya adalah tolong menolong sesamanya, atau lebih dari itu untuk memenuhi kebutuhan sosial atau amal perbuatan yang terpuji. Sebagian besar insan yang bekerja adalah memenuhi kebutuhan hidup atau mencari penghasilan, dan ini di awali oleh suatu kejadian atau kisah hidup yang bersangkutan berikutnya pada tahap kejelian adanya peluang kerja dan tidak memandang tempat atau bidang pekerjaan. Pekerjaan yang sejak sekitar tahun 1985 mulai diterjuni oleh orang-orang yang sekarang disebut dengan nama pahlawan devisa adalah menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diluar negeri.

Banyak kisah dibalik pahlawan devisa ini yang kita lihat di televisi atau dibaca pada media cetak. Namun kisah yang muncul adalah hanya kisah-kisah akibat kekerasan atau oenyiksaan oleh majikan, tetapi apabila diselami masing-masing pahlawan devisa ini punya kisah sendiri-sendiri yang sangat menarik, dan penuh lika-liku.

Gimana lika-liku kerja teman-teman kalipare sebagai TKW di Hongkong, ada yang pulang begitu2 saja tanpa ada perubahan terhadap keadaan ekonomi keluarga bahkan keluarga semakin berantkan, tapi juga ada yang sangat sukses dengan membangun rumah mewah dan beli tanah luas ???. Jawabanya sangat beraneka macam lika-liku untuk setiap orangnya. Seperti cerita TKW yang bernama Salma Rahmawati (nama disamarkan-red), sehingga memalsukan identitas dan statusnya di Facebook.com karena pahitnya motivasi keberangkatannya ke Hongkong untuk antisipasi agar kisah itu gak berulang pada dirinya.

Banyak orang hanya melihat kesuksesan para TKW Hongkong yang secara style dan ekonomi terlihat wahhhhh mewah , tapi dibalik itu pilu yang mendayu hanya dia (Salma Rahmawati-red) yang merasakannya. TKW yang sudah mempunyai anak sekarang sudah bersekolah di SMP ini merasa bersalah karena sejak anaknya umur 1 tahun di tinggalkan pergi bekerja di Hongkong, dengan sekuat daya memenuhi kebutuhan anak dan keluarganya juga dia sendiri.

Keluguan yang memaksa untuk menikah.
Salma Rahmawati dipaksa menikah oleh orang kampung dan keluarganya saat kelas dua SMP ketika umur 15 tahun yaitu tahun 1997. Gara-garanya adalah seorang lelaki teman kakaknya, tetapi setelah kakak si Salma ini menikah dan pulang kerumah istrinya, lelaki ini tidak mau pulang, di suruh pulangpun gak mau pulang. Hal itu membuat orang-orang kampung gak suka dan timbul praduga negatif dan memaksanya untuk menikahi Salma. Karena masih lugu dan gak punya pengalaman (sesuai dengan umur dan pendidikannya yang masih SMP) hanya pasrah tidak bisa membantah yang dilakukan hanya pasrah mengalah melawan tuduhan yang sebenarnya tidak pernah dia lakukan.

Pernikahan seumur jagung ditimpa masalah segunung.
Dengan kepasrahan kepada nasib akhirnya Salma Rahmawati menikah dengan lelaki teman kakaknya itu. Setelah 3 bulan dari pernikahannya Salma hamil diusia yang relatif muda, kehamilan itu dia terima sebagai anugerah dari yang maha kuasa walaupun suaminya gak suka setelah mendengar kehamilan istrinya. Ketika kehamilannya berumur tiga bulan suaminya mulai kurang ajar dengan selingkuh menjalin hubungan asmara dengan kakak sepupu si Salma. Mulai saat itu juga suami Salma tidak menafkahi istrinya sampai anaknya lahir dan berumur 1 tahun.

Beranak kecil ditinggal mengais uang secuil
Sejak tidak dinafkahi suami yaitu keika kandungan masih berumur tiga bulan , dan pada tahun 1998 melahirkan hingga anaknya berumur 1 tahun segala kebutuhan Salma ditanggung kakaknya yang masih bujangan, tetapi ketika tahun 1999 kakaknya menikah dia harus berfikir untuk masa depan anaknya. Pikiran itu yang memotivasi Salma untuk bekerja di Malang dekat Matahari departemen store. Tetapi lima bulan bekerja timbul pikiran gaji secuil apa cukup untuk kebutuhan masa depan anaknya sedangkan suami sama sekali gak mau tahu dan tidak memberi uang untuk anaknya yang ditinggal bersama orang tua Salma dikampung.

Berbekal hutang untuk biaya terbang
Keadaan ekonomi dan opsesi masa depan anak ibu muda ini meninggalkan pekerjaan di Malang dan nekat masuk perusahaan pengerah tenaga kerja (PT-red) dengan berbekal hutang untuk biaya selama pengurusan kerja di PT dan kebutuhan pribadi dan keluarga. Ternyata hutang itu juga membuat salam untuk bersemangat dan bangkit semangatnya untuk pergi sebagai TKW di Hongkong. Tepat di tahun 2000 Salma terbang ke Hongkong dengan biaya hutangan. Kontrak kerja selama dua tahun hanya habis untuk melunasi hutang-hutangnya dan kebutuhan anak.

Menghamburkan uang melarikan diri dari problematika perkawinan
Hasil kerja di Hongkong selama dua tahun memang banyak untuk ukuran orang-orang kampung tetapi untuk membayar hutang dan kebutuhan anak sehingga Salma hanya mampu menyisihkan untuk beli tanah hanya 1/6 hektar saja.
Tetapi ada penyebab lain yang membuat gaji selama dua tahun musnah, seperti ungkapan Salma melalui facebook Mobile berikut “Dua tahun ya sebagain ku beliin tanah yang gak lebar cm seper 6 hktr.sebagian lagi jujur saya hambur-hamburkan untuk beli pulsa dan apa yang aq suka aq beli, yg penting kebutuhan anak aq cukup, dari pada aku setres. Tapi segila-gilanya aq tetap berjalan di jalan yang benar aq masih bisa menghindari larangan agama”. Untuk pulsa saja dalam satu hari habis Rp. 100 ribu, dan pakaian-pakaian yang tidak murah dan aksesoris lainnya menjadi muara hasil bekerjanya.

Empat tahun sudah suami tambah parah
Sampai 4 tahun Salma di Hongkong sang suami pun tidak pernah menengok sang anak malah dia (suami-red) semakin gila sama sepupunya sampai terjadi sepupunya hamil

Salma yg disini (Hongkong-red) ya semakin tidak kuat untuk perlakuan suaminya pada Salma terlebih lagi perlakuan terhadap anaknya yang membuat salama tidak kuat. “dengan Salma gak apa-apa tapi jangan dengan anakx” begitu tulis Salma di inbox penulis.

Salma cuma bisa bersabar dan bersabar setelah 4 tahun di Hongkong itu juga sudah Salma putuskan ambil cuti dan menengok anak tapi suaminya tidak mau datang menemuinya.sampai satu bulan Salma di rumah dia (suami Salma-red) tidak menampkan hidung akirnya Salma kembali ke Hongkong selama 2 tahun.
Tetapi sikap suami tidak ada perubahan sama sekali akhirnya Salma sudah gak kuat untuk menanggung beban dan bersabar selama 6 tahun hidup di gantung.

Akhirnya Salma pulang ke kampung dan menuntut cerai

Menyelesaikan masalah perkawinan, uangnya dijarah .
Dalam urusan cerai pun sangat rumit dan menghabiskan uang banyak tidak seperti layaknya, memang sulit dipercaya tapi nyata Salma mengurus cerai sampai mengeluarkan biaya 3o jt lebih . Seperti apa rumitnya percerain Salma ??.

Ketika semua surat-surat perceraian belum turun terpaksa Salma lari ke Hongkong lagi, sedangkan semua urusan perceraian Salma kasihkan kepengacaranya.

Perceraian yang lucu, masak orang cerai di urusi oleh para wartawan dan polisi. Yang lebih lucu lagi yang menjadi saksi dari mantan suami adalah pak lurah bersama pak kamituwo (Kasun/Pak RW-red).
Hingga selesai urusan perceraian dan sebelumnya sampai sekarang mantan suami kalau bertemu anaknya itu tidak mau menyapa.

Nuruti gila ya tidak jadi orang.
Yahhh begitulah petualangan Salma yang sangat pahit tapi tetap bersyukur juga bisa tetap tabah dan berjalan di jalan yg benar

Begitulahlah liku-liku dalam kehidupan Salma, mengapa dia kerja tidak dapat duwit, tapi sekarang sudah bisa memenuhi apa yang di minta anaknya dan bisa beli tanah dan membangun rumah, tanah atas nama anak rumah atas nama bapak ya skrg Salma sudah sadar nuruti gila ya tidak jadi orang.
Sekarang Salma sudah sadar dan berharap sekarang jangan sampai seperti tahun-tahun kemarin, sekarang sudah bebas dari segala rintangan atau sandungan walaupun mengumpulkann uang buat modal tidak ada yang mengusiknya lain dibandingkan dulu yang selalu dituntut sama suami selama kerja di Hongkong selama 6 tahun

Harapan Salma
Tolong kasih tau bagi anak muda janganlah sekali-kali memperlakukan seorang perempuan seenaknya.
Cukup sekian info tentang dibalik keberhasilan pahlawan devisa.

Cerita ini yang nyata alias tidak fiksi (memang kok mbulet), Apabila yang bersangkutan membaca saya ucapkan terima kasih atas kepercayaanNya sehingga cerita ini tertulis, semoga mendapat pengganti yang baik dan anaknya menjadi orang berguna, dan hasil yang masih dikumpulkan hingga tulisan ini ditulis bisa untuk modal berusaha di kalipare. 


Sumber : Photo di ambil dari google dan tidak ada kaitannya dengan Salma (jadi salma tidak ada dalam photo di atas)
22.28 | 10 komentar | Read More

Pusing Sakit Kepala

Written By Nyach on Senin, 31 Januari 2011 | 00.08

Saya membuat tulisan yang diletak di status di Facebook yang sebagai tempat kumpul saudara-saudara se daerah untuk menggali permasalahan , mengapa kampungku kok lambat mengalami perkembangan.
Untuk menggali permasalahan kutulis " Ibarat orang mau sehat maka perlu diketahui penyakitnya sebelum menentukan obat yang akan digunakan. Kalipare kalau ingin sehat harus diketahui penyakitnya, dan dalam mencari harus obyektif dan tak pandang bulu, dari kepala harus sampai telapak kaki" .
Begitulah status yang saya update, dan tentunya cepat dibaca oleh members group yang banyak dan bertebaran diseluruh dunia, dengan bukti adanya yang mengiyakan dengan mengeklik "like''
Tapi yang komentar sangat sepi, dan terkesan tidak tau atau pura-pura tak tau agar tidak bermasalah .

Sangat bijaksana apabila itu yang jadi alasan, tetapi diera demokrasi dan reformasi yang masih mengambang ini, keberadaan kontrol sangat diperlukan untuk kemajuan dan kepentingan bersama. Memang otokritis menjadikan gerah bagi pihak yang terkait dengan permasalahan, tetapi sekaligus sebagai kontrol untuk menempatkan semuanya sesuai dengan kebersamaan dan kebenaran yang diingikan bersama.

Semua orang yang berada di wilayah suatu daerah menginginkan keterbukaan dan kejujuran, sehingga dengan adanya lembaga kontrol sangat membantu semua pihak untuk berhati-hati agar tidak salah jalur dan arah. Masyarakat harus siap lahir dan batin dalam menyikapi para komentator-komentator atau para pengkritik, karena sikap ini sekaligus sebagai barometer kedewasaan masyarakat di era reformasi.

hasil kopas STATUS DI FB

  • Seumpama orang pingin sembuh, kalau semua ingin daerahnya sehat harus tahu penyakitnya agar obate pas. Tapi harus obyektif tat kala mencari penyakit, gak pandang bulu katanya.... dari kepala sampai ke telapak kaki. ayo ayo ayo di kommentt
      • Apa penyakitnya kalipare sekecamatan lhooo
      •  alhamdulilah klo gak ada penyakit, tapi apa sudah sehat ??
      • g ad yg komen ni brarti ad 2 kemungkinan pak'e.(1).mungkn mrasa sehat tp sbnry ada penyakit(2).mungkn saking trll bnyaky penyakit jd bngung mw komen heheh
        2 jam kepungkur ·
      •   lha ituuuuuuuu, tapi aku jadi bingung klo yg nomor dua
      • lo kok jd bngung pak'e.menrut saya bl obati pnykit yg ad d kpala dlu drpd kaki pak'e.ibarat orang bl kakinya yg skit tp msh bs brkreasi krn otak msh bs brpkir menciptkn hal2 postif wlpn kakiy sakit n g bs kmana2.tp bl skit d kepala udah g bs brpkir mw jalan jg pusing.
      • Begitu juga dng pnyakit kalipare sekecamatan,bl kepalanya sehat kaki juga akn sehat,meskipun kakinya skit tp bl kpalanya sehat kpala akn brpkir gmn cranya agr kaki sehat jd bl smuanya sehat tentram nyaman kalipareku
      •   tapi kepalanya sakit apa dulu, jangan2 kliru obat, pusing gara2 ngatuk salah obat jadi diobati kangker otak.
      •  laa ituuuuuu pak'e sya jg bingung hehe.matur suwon pak'e dng adanya kiriman2 d kalipare aremania bs bwt ngasah otak sya.
00.08 | 5 komentar | Read More

Panorama Rajekwesi

Written By Nyach on Sabtu, 25 Desember 2010 | 22.00

Rajekwesi adalah sebuah nama jurang yang terletak di perbatasan desa Kalipare dan desa Putukrejo tetapi masih masuk wilayah Kecamatan Kalipare. Jurang yang terletak di lereng pegunungan kapur Malang selatan ini mempunyai ketinggian kurang dari 500 dpl. Disebut rajekwesi karena jurang tersebut menggunakan penghalang (bhs jawa = Rajek ) dari besi.

Rajekwesi berada di wilayah kecamatan kalipare, kalau diperhatikan dipeta seperti berikut :


Lihat Peta Lebih Besar

Dari ketinggian 500 dpl ini kita dapat melihat panorama yang terletak diarah utara adalah hamparan kehijauan (diwaktu musim tanam) dan gemerlapnya permukaan air di waduk Karangkates yang membentang mulai dari timur daerah Sengguruh sampai kebarat yaitu bendungan Karangkates. Pemandangan yang terdiri dari sawah dan ladang yang terlihat dikejauhan yang dipisahkan oleh hamparan perkampungan di desa-desa yang berada pada wilayah kecamatan Kalipare menambah menawan. Keadaan seperti ini sangat cocok apabila digunakan sebagai tempat istirahat ketika mengadakan perjalanan dari wisata pantai selatan ke wisata bendungan Karangkates meskipun dalam waktu yang sebentar.
Keterangan :
Waktu pengambilan gambar  ketika musim kemarau 2009
Diambil dari arah selatan obyek yang merupakan jalan raya kabupaten (wisata bendungan Karangkates menuju wisata pantai Ngliyep).
Posisi pengambilan gambar  sekitar 200 m disebelah barat dari Rajekwesi

Untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat singgah perjalanan diperlukan banyak fasilitas pendukung yang memadai, begitu juga gak kalah pentingnya adalah jaminan keamanan  , mengingat tempat ini jauh dari perkampungan penduduk. Tempat ini berjarak 1 km dari rumah terakhir yang terletak di desa Tumpakrejo Kalipare.

Rajekwesi berada di lereng Gunung Kendeng yang berjarak sekitar 45 km dari kota Malang dengan rute perjalanan ditunjukkan dalam peta berikut :

Sumber : google maps 

Gunung Kendeng berjarak tempuh sekitar 3 km dari pusat ibu kota kecamatan Kalipare atau 11 km dari wisata bendungan Karangkates. Material daerah ini terdiri dari batu kapur dengan permukaan yang berbukit-bukit milik perhutani yang sebelum tahun 2008 penuh dengan tanaman jati dengan umur puluhan tahun. Sekarang disekitar Rajekwesi merupakan tanah yang ditanami bermacam-macam tanaman diatas bebatuan yang dilapisi dengan tanah dipermukaannya.

Jika Anda berdiri di tempat ini, akan terpampang kokohnya gunung Kawi di seberang utara yang melewati lembah di bawahnya, inilah salah satu tempat wisata masa depan derah kabupaten Malang, seiring dengan ibu kota kabupaten Malang yang dipindah semakain mendekati tempat ini yaitu ke kota Kepanjen. Apalagi kalau tempat ini digunakan sebagai perumahan mewah oleh pihak perhutani maka akan menjadi daerah yang asri seperti Tretes di Prigen Pasuruan.
22.00 | 8 komentar | Read More