Oke MMS Headline

Okemms | Oke MMS

FeedCount

Welcome Guys

Anti Virus Gratis

smadav antivirus indonesia

Click here to open Guest Book

cbox
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Rekreasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekreasi. Tampilkan semua postingan

Mengenang kesenian Reyog yang unik di Kalipare

Written By Nyach on Rabu, 08 Mei 2013 | 19.04

Era tahun 80 an, di dusun Sukorejo desa Sukowilangan Kecamatan Kalipare terdapat group kesenian. Group kesenian ini diberinama reyog. Kesenian ini sempat menjadi primadona kesenian di dusun Sukorejo yang disebut pula dengan Rekesan.

Sering terdengar suara kendang bertalu-talu "tung tung    tung tung" ketika jam sembilan pagi , disaat group ini sedang berlatih di rumah mendiang kepala dusun yaitu Bapak Giron (almarhum). Cukup menjadi sarana hiburan warga setempat yang biasanya bekerja di kebun atau di kali menangkap ikan.

Kesenian reyog yang di maksud dimainkan oleh 6 sampai dengan 8 orang. Reyog ini unik, karena pemainnya itu sebagai penari, sekaligus pemusik. Masing-masing pemain berlenggak lenggok sambil membawa gendang. Pakaian yang dikenakan sangat mencolok, anehnya masing-masing pemain selalu memakai kacamata hitam, berkaos kaki panjang hampir mencapai lutut. Memakai celana ukuran tiga perempat dilengkapi kain kebaya yang dilipat setengah.
Penampilan group reyok dari dusun Sukorejo ini, terakhir terlihat saat perayaan HUT RI tahun 2012 di desa Sukowilangun. Sedangkan untuk latihan sudah tidak lagi terdengar seperti jaman dulu.

Menurut para orang tua di dusun setempat, asal usul kesenian ini adalah dari Ponorogo, karena Bapak Giron yang saat itu menjabat sebagai kepala dusun memang berasal dari Ponorogo.

Tapi sayang, group reyog ini sekarang cuma sebagai kenangan. Selain kesenian Reyog Sukorejo, ada lagi kesenian di Kalipare yang tinggal kenangan yaitu Kesenian drama madura "Kuntulan". Banyak kesenian di kabupaten Malang yang bisa dihidupkan kembali, jika kabupaten ini memang serius mau menjadikan Malang sebagai daerah wisata .

Sumber foto : Kalipare Media

19.04 | 26 komentar | Read More

Refreshing dengan memancing

Written By Nyach on Jumat, 23 Maret 2012 | 17.04

Refreshing dengan mancing adalah sebuah tindakan yang mengedepankan tujuan, tindakan yang dimaksudkan adalah maemancing ikan di sungai atau perairan lainnya sedangkan tujuannya adalah untuk refreshing saja.
Tentunya beda konteks dengan memancing yang dilakukan oleh saudara kita para nelayan Kalipare, yang melayani masyarakat dengan menyediakan laup-pauk yang kaya dengan protein.

Seperti yang dilakukan orang dikala libur dari kerja, untuk mendapatkan suasana yang fresh sering melakukan dengan tamasya, yang tujuannya adalah refreshingkan diri dan keluarga. Untuk refreshing dengan memancing ada  tempat memancing yang sering didatangi oleh banyak orang dari daerah daerah luar (luar kecamatan atau luar kota desa). Tempat wisata itu,  berada diantara dukuh Sumberkombang dan dukuh Kaliasem, desa kalipare, Kecamatan Kalipare.

Sebagai penghuni setempat, saya heran ketika melihat mobil yang setiap hari parkir dari pagi sampai petang hari, atau banyaknya sepeda motor yang dititip di rumah penduduk. Kendaraan kendaraan itu milik pemancing yang sudah berada di salah satu tepian waduk Karangkates. Maklumlah kalau kendaraan itu hanya dititipkan ke rumah-rumah penduduk yang paling dekat, karena daerah ini aman, belum pernah kejadian curanmor (semoga dan seterusnya).

Melihat antusiasnya orang-orang yang datang dari kejauhan kedaerah kami, pada hari Jum'at, 23 Maret 2012 ini saya mengajak keluarga untuk menikmati suasana refreshing, yang cocok jika disebut refreshing dengan memancing ini. Dua hari sebelumnya sudah membuat janji dengan anak-anak untuk pergi memancing di tepian waduk Karangkates yang letaknya di timur rumah, yang hanya berjarak kurang dari 1 km. Saya pikir dari pada jauh-jauh dan membutuhkan anggaran untuk refreshing, lebih baik refreshing dengan memancing saja, wisata murah dengan mengharapkan berkah berupa ikan.

Beli peralatan memancing di Kalipare
Jumat pagi harinya, terpaksa harus beli peralatan yang dibutuhkan, tempat membelinya juga tidak jauh, hanya 5 menit perjalanan motor dengan kecepatan 20km/jam karena jaraknya hanya 2,5 km dari rumah. Banyak dijual berbagai ukuran gagang pancing dengan harga Rp. 4.500 s.d Rp. 250.000. Saya beli 4 buah gagang pancing harga Rp. 4.500,- untuk anak-anak dan satu gagang pancing sepanjang 3,6 meter dengan harga Rp.40.000. Tak lupa juga harus membeli mata pancing berbagai ukuran dengan harga Rp. 2500 per paketnya. Juga senar pancing yang harganya juga Rp. 1000 per 30 meter , ada lho yang lebih baik lagi. Karena harga senar pancing sesuai dengan daya tahan bebannya, untuk senar pancing yang mampu menahan ikan dengan berat 8 kg seharga Rp. 7.000,-.

Ehh orang mancing, makanya apa ???
Kalau orangnya ya makan nasi masak cacing hehehe, nah kalau umpan yang di pakai untuk memancing ada beberapa macam, yaitu lumut halus, lumut kasar dan juga bisa cacing, karena ikan di tepian waduk ini kebanyakan jenis nila, mujair bahkan lohan ada juga. Lumut saya beli bersamaan beli peralatan, lumut itu murah banget, dengan Rp. 2000 dapat satu kantong plastik yang bisanya untuk bakso. Selain lumut perlu membawa cacing.

Mencari cacing.
Kemana-kemana, gak perlu nyuruh Ayu ting ting untuk mencari cacing, gak nyambung.
Ktika mau berangkat beli peralatan bersama si kecil, kita bermusyawarah untuk bagi-bagi tugas agar cepet dalam menyediakan perlengkapan refreshing dengan memancing kali ini. Si sulung bersama sepupunya bertugas mencari cacing di belakang rumah, dekat pembuangan biogas . Ternyata setelak kami (saya dan si bungsu) pulang dari beli peralatan dan lumut mendapat laporan cacingnya gak ada. Memang mereka belum tahu tanda-tanda tanah yang dihuni binatang melata ini.

Cara mendapatkan cacing tanpa biaya.
Untk mencari cacing kalau gak mau kotor-kotor ya beli saja, atau pesen sama saya hhahaha, dijamin murah dan melayani grosir hehehehe. Cara mendapatkan cacing tanpa biaya sebagai berikut :
  1. cari disekitar pembuangan kotoran binatang, 
  2. teliti permukaan tanah, cari yang ada kotoran cacing (eit kotoran cacing itu tanah juga lho), yang bentuknya seperti bentuk kue "unthuk yuyu".
  3. gali dengan alat apa saja, nah disitu kalau kita sedang rizqy akan menemukan cacing sedang rapat RT.
  4. ambil dan letakan ditempat yang sudah disediakan oleh panitia, jangan lupa menyertakan tanah lembab untuk sembunyi cacing-cacing hasil buruan kita, maklum itu cacing pemalu.
Sipp, peralatan dan umpan sudah ready, kita berangkat (tentunya setelah memberi contoh para anggota untuk makan pagi. Nahhhh ini proses refreshing dengan memancing.
Refreshing dengan memancing di kaliasem
Refreshing dengan memancing di kaliasem


Refreshing dengan memancing di kaliasem
Nah itu proses refreshing dengan memancingnya, ikannya banyak pada berenang, tapi mungkin sedang puasa kali ya sampai datang hujan dan waktu sudah menunjukan jam 10.30 wib para anggota dengan 2 anak yang masih balita terpaksa "cancut tali wondo" (waduh bahasa apalagi)  berkemas pulang.
sampai jumpa di mancing ala okemms.blogspot.com
17.04 | 23 komentar | Read More

Gunung Geger

Written By Nyach on Jumat, 25 November 2011 | 23.19

Gunung Geger
Geger dalam bahasa Jawa Malangan berarti bertikai, bertengkar,dan sebagainya, tetapi Gunung geger bukan gunung yang bertikai. Tetapi nama sebuah pegunungan yang letaknya sekitar 7 km di arah selatan Kota Kepanjen sebagai ibu kota Kabupate Malang.
Gunung Geger
Jika Anda sedang dalam perjalanan dari kota Malang menuju wisata pantai Ngliyep, akan melewati daerah yang jalanya meliuk liuk ini dengan panorama kota kepanjen dilatar belakangi gunung Semeru nun jauh di sana.








 Gunung semru dngan puncaknya Mahameru terlihat gagah dan megah diselimuti awan tipis berwarna putih itu bisa Anda saksikan, jika Anda berdiri dan melihat ke arah timur laut.

Gunung Geger

Gunung Geger merupakan salah satu akses dari Kota Kepanjen jika Anda mau berwisata ke pantai Sendang biru selain melewati Gaodanglegi - Bantur _ Sendangbiru. Jalan di Gunung Geger berada di gunung kapur dengan kondisi jalan yang baik)kalau sudah diperbaiki). Maklum di daerah ini jalan tidak bertahan lama karena kondisi tanahnya yang gerak. Jalan di Gunung Geger juga berada disebelah tbing yang digembur, terlihat seperti gambar di bawah.
Gunung Geger

Gunung Geger

Gunung Geger
Gunung Semeru menambah indahnya panorama, dikala hari nan cerah, seputar kita melihat dijumpai pepohonan yang mulai berkuarang sejak jaman reformasi di tahun 1998. Semula di daerah ini penuh dengan pohon Jai yang kualitas nomor satu.
Gunung Geger

Gunung Geger
Keganasan manusia dalam mengikuti hawa nafsunya menyebabkan pohon-pohon Jati yang memiliki minimal dua fugsi (menjaga agar tidak longsor, bank air bersih) itu lenyap sehingga lahan di Gunung Geger ini tampak gundul sebagian.
Gunung Geger

Gunung Geger

Gunung Geger
Walaupun demikian sang Mahameru tetap kokoh menambah indahnya panorama.
Gunung Geger
 
23.19 | 5 komentar | Read More

Soto (Tanpa) Ayam, Buktikan Kepada Saya Bahwa Kursi Ini Tidak Ada, Arti Sebuah Persahabatan dalam Humor

Written By Nyach on Rabu, 24 Agustus 2011 | 05.46

Soto (Tanpa) Ayam
Di sebuah warung, ada seorang pembeli yang berantem dengan pedagang soto karena merasa ditipu:
Pembeli: “Bang, pokoknya saya tidak mau bayar!!”
Penjual: “Loh, kamu makan disini ya harus bayar!!”
Pembeli: “Ngapain saya harus bayar, abang udah nipu saya!”
Penjual: “Nipu bagaimana??”
Pembeli: “Lha ini, katanya soto ayam tapi kagak ada ayamnya sama sekali..”
Penjual: “Emangnya kalau kamu beli jambu monyet, ada monyetnya?!”

Buktikan Kepada Saya Bahwa Kursi Ini Tidak Ada
Seorang profesor filsafat berjalan untuk memberikan kuliah terakhir. Sambil menempatkan sebuah kursi di mejanya, profesor menginstruksikan kelas, “Dengan menggunakan segala sesuatu yang telah Anda pelajari dalam kuliah ini, buktikan kepada saya bahwa kursi ini TIDAK ADA.”
Jadi, banyak mahasiswa yang memulai cerita panjang yang membuktikan bahwa kursi ini tidak ada, kecuali satu siswa. Dia menghabiskan lima detik menulis jawabannya, menyerahkan lembar jawabanya, lalu keluar ruangan kelas. Teman-temannya keheranan dengan kelakuan mahasiswa itu.
Seiring berjalannya waktu, semua mahasiswa mendapat nilai akhir mereka … dan yang menakjubkan, mahasiswa yang menulis selama lima detik tadi mendapat nilai tertinggi di kelas.
Jawaban yang ditulisnya adalah: “Kursi apa?”

Arti Sebuah Persahabatan
Andi : “Sejak Dodo, teman akrab saya pindah ke sekolah lain, saya jadi malas jajan ke kantin sekolah.”
Rudi : “Wah, sampai begitu besarkah rasa persahabatan di antara kalian?”
Andi : “Tidak juga. Hanya selama ini Dodo yang membayar bila kami jajan di kantin.”
Pasti Terlihat Lebih Bodoh
Seorang sales sedang mencoba membujuk seorang petani untuk membeli sebuah sepeda. Si petani menolak untuk membeli sebuah sepeda, tapi ternyata si sales tampaknya tidak mudah menyerah.
“Hei … daripada membeli sepeda, lebih baik aku habiskan uangku untuk pelihara sapi,” kata si petani.
“Ah,” jawab si sales, “tapi coba pikir deh … Anda akan sangat terlihat bodoh jika Anda bepergian dengan mengendarai seekor sapi.”
“Huhh!!” hardik si petani. “Apakah tidak lebih bodoh jika orang melihatku memerah sebuah sepeda!”

---------------------------------------
Sumber : InsKreasi , Gambar dari google
05.46 | 4 komentar | Read More