Oke MMS Headline

Okemms | Oke MMS

FeedCount

Welcome Guys

Anti Virus Gratis

smadav antivirus indonesia

Click here to open Guest Book

cbox
Diberdayakan oleh Blogger.

Kreatifitas Orang Kalipare dalam Merayakan HUT RI di tahun 2012

Written By Nyach on Minggu, 21 Oktober 2012 | 13.42

Kalipare adalah nama desa sekaligus sebagai nama kecamatan di kabupaten Malang, di selatan bendungan Ir. Sutami Karangkates. Kecamatan yang membentang di selatan kali Brantas ini di sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Blitar memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia dengan berbagai acara, diantarnya lomba baris berbaris.
Lomba baris berbaris tingkat kecamatan ini sudah bersifat agenda rutin tahunan. Awal mulanya hanya diikuti oleh peserta yang berasal dari lembaga pendidikan yang tentunya murni menunjukkan kebolehan dan kemahiran PBB (Peraturan Baris Berbaris). Sejak beberapa peaksanaan terakhir diikuti juga oleh para kaum muda Kalipare, dengan kreasi hiburan. Ikutanya kaum muda ini menunjukan rasa cinta Indonesia, itu menurut saya. AMIN
peraturan baris berbaris

peraturan baris berbaris
 Ala Biksu yang banyak di temui di Bali
peraturan baris berbaris
 Bangga dengan Produksi dalam negeri
peraturan baris berbaris
 Seperti Ragu dari Jepang
Bukan Jember Ketapang
peraturan baris berbaris
 Berpakaian Seragamnya siswa SD
peraturan baris berbaris

peraturan baris berbaris
 Berpakaian Sorbab Timur Tengah
Regu dari Dsn Kaliasem-Kalipare
peraturan baris berbaris
dan Ber-ikat Kepala (Udeng) Bali
peraturan baris berbaris
 Gambar di atas Regu Baris dari Dusun. Bulu Rejo Kec. Kalipare
peraturan baris berbaris
Kreatifitas kaum muda kalipare ini menambah ramainya susana, penonton semakin banyak dari tahun ke tahun, karena adanya hiburan yang menarik. Ini sebagai bukti orang Indonesia kaya dengan kreatifitas layaknya menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan, yang saya kagumi.

Tidak hanya laki-laki, perempuanpun tidak kalah, tampil dengan pesonanya sebagai perempuan.
peraturan baris berbaris
 Profesi Kesehatan
peraturan baris berbaris
 PKK
peraturan baris berbaris
 Posyandu
peraturan baris berbaris
 Banyak hal yang menarik di Indonesia, sosial kemasyarakatannya, budaya dan kreasinya.

13.42 | 15 komentar | Read More

Refreshing dengan memancing

Written By Nyach on Jumat, 23 Maret 2012 | 17.04

Refreshing dengan mancing adalah sebuah tindakan yang mengedepankan tujuan, tindakan yang dimaksudkan adalah maemancing ikan di sungai atau perairan lainnya sedangkan tujuannya adalah untuk refreshing saja.
Tentunya beda konteks dengan memancing yang dilakukan oleh saudara kita para nelayan Kalipare, yang melayani masyarakat dengan menyediakan laup-pauk yang kaya dengan protein.

Seperti yang dilakukan orang dikala libur dari kerja, untuk mendapatkan suasana yang fresh sering melakukan dengan tamasya, yang tujuannya adalah refreshingkan diri dan keluarga. Untuk refreshing dengan memancing ada  tempat memancing yang sering didatangi oleh banyak orang dari daerah daerah luar (luar kecamatan atau luar kota desa). Tempat wisata itu,  berada diantara dukuh Sumberkombang dan dukuh Kaliasem, desa kalipare, Kecamatan Kalipare.

Sebagai penghuni setempat, saya heran ketika melihat mobil yang setiap hari parkir dari pagi sampai petang hari, atau banyaknya sepeda motor yang dititip di rumah penduduk. Kendaraan kendaraan itu milik pemancing yang sudah berada di salah satu tepian waduk Karangkates. Maklumlah kalau kendaraan itu hanya dititipkan ke rumah-rumah penduduk yang paling dekat, karena daerah ini aman, belum pernah kejadian curanmor (semoga dan seterusnya).

Melihat antusiasnya orang-orang yang datang dari kejauhan kedaerah kami, pada hari Jum'at, 23 Maret 2012 ini saya mengajak keluarga untuk menikmati suasana refreshing, yang cocok jika disebut refreshing dengan memancing ini. Dua hari sebelumnya sudah membuat janji dengan anak-anak untuk pergi memancing di tepian waduk Karangkates yang letaknya di timur rumah, yang hanya berjarak kurang dari 1 km. Saya pikir dari pada jauh-jauh dan membutuhkan anggaran untuk refreshing, lebih baik refreshing dengan memancing saja, wisata murah dengan mengharapkan berkah berupa ikan.

Beli peralatan memancing di Kalipare
Jumat pagi harinya, terpaksa harus beli peralatan yang dibutuhkan, tempat membelinya juga tidak jauh, hanya 5 menit perjalanan motor dengan kecepatan 20km/jam karena jaraknya hanya 2,5 km dari rumah. Banyak dijual berbagai ukuran gagang pancing dengan harga Rp. 4.500 s.d Rp. 250.000. Saya beli 4 buah gagang pancing harga Rp. 4.500,- untuk anak-anak dan satu gagang pancing sepanjang 3,6 meter dengan harga Rp.40.000. Tak lupa juga harus membeli mata pancing berbagai ukuran dengan harga Rp. 2500 per paketnya. Juga senar pancing yang harganya juga Rp. 1000 per 30 meter , ada lho yang lebih baik lagi. Karena harga senar pancing sesuai dengan daya tahan bebannya, untuk senar pancing yang mampu menahan ikan dengan berat 8 kg seharga Rp. 7.000,-.

Ehh orang mancing, makanya apa ???
Kalau orangnya ya makan nasi masak cacing hehehe, nah kalau umpan yang di pakai untuk memancing ada beberapa macam, yaitu lumut halus, lumut kasar dan juga bisa cacing, karena ikan di tepian waduk ini kebanyakan jenis nila, mujair bahkan lohan ada juga. Lumut saya beli bersamaan beli peralatan, lumut itu murah banget, dengan Rp. 2000 dapat satu kantong plastik yang bisanya untuk bakso. Selain lumut perlu membawa cacing.

Mencari cacing.
Kemana-kemana, gak perlu nyuruh Ayu ting ting untuk mencari cacing, gak nyambung.
Ktika mau berangkat beli peralatan bersama si kecil, kita bermusyawarah untuk bagi-bagi tugas agar cepet dalam menyediakan perlengkapan refreshing dengan memancing kali ini. Si sulung bersama sepupunya bertugas mencari cacing di belakang rumah, dekat pembuangan biogas . Ternyata setelak kami (saya dan si bungsu) pulang dari beli peralatan dan lumut mendapat laporan cacingnya gak ada. Memang mereka belum tahu tanda-tanda tanah yang dihuni binatang melata ini.

Cara mendapatkan cacing tanpa biaya.
Untk mencari cacing kalau gak mau kotor-kotor ya beli saja, atau pesen sama saya hhahaha, dijamin murah dan melayani grosir hehehehe. Cara mendapatkan cacing tanpa biaya sebagai berikut :
  1. cari disekitar pembuangan kotoran binatang, 
  2. teliti permukaan tanah, cari yang ada kotoran cacing (eit kotoran cacing itu tanah juga lho), yang bentuknya seperti bentuk kue "unthuk yuyu".
  3. gali dengan alat apa saja, nah disitu kalau kita sedang rizqy akan menemukan cacing sedang rapat RT.
  4. ambil dan letakan ditempat yang sudah disediakan oleh panitia, jangan lupa menyertakan tanah lembab untuk sembunyi cacing-cacing hasil buruan kita, maklum itu cacing pemalu.
Sipp, peralatan dan umpan sudah ready, kita berangkat (tentunya setelah memberi contoh para anggota untuk makan pagi. Nahhhh ini proses refreshing dengan memancing.
Refreshing dengan memancing di kaliasem
Refreshing dengan memancing di kaliasem


Refreshing dengan memancing di kaliasem
Nah itu proses refreshing dengan memancingnya, ikannya banyak pada berenang, tapi mungkin sedang puasa kali ya sampai datang hujan dan waktu sudah menunjukan jam 10.30 wib para anggota dengan 2 anak yang masih balita terpaksa "cancut tali wondo" (waduh bahasa apalagi)  berkemas pulang.
sampai jumpa di mancing ala okemms.blogspot.com
17.04 | 23 komentar | Read More

Serangan Tomcat atau Kumbang Rove

Written By Nyach on Rabu, 21 Maret 2012 | 10.35

tomcat atau kumbang rove
Setelah serangan serangga berupa ulat bulu yang menyerang beberapa daerah di Jawa Timur antara lain Banyuwangi, Bondowoso, Probolinggo dan Pasuruan beberapa tahun yang lalu , Surabaya terjadi serangan serangga yang bernama Tomcat atau Kumbang Rove.

Tomcat atau kumbang Rove adalah nama serangga yang dihebohkan warga Surabaya baru-baru ini. Tomcat bukan cat yang ada di film kartun kucing dan tikus Tom dan Jerry, perbedaan antara Tomcat dan Tom di film kartun , Tom rivalnya Jerry menggigit sedangkan Tomcat mengeluarkan toksin apabila terusik keberadaannya.
Tomcat banyak berkeliaran di pemukiman penduduk dekat sawah sampai Minggu (18/3/2012), ada 14 lokasi yang dirambah serangga ini,” ujarnya, Senin (19/3/2012).

Serangga ini menyerang secara sporadis. Lokasi yang diserang antara lain, Apartemen Pakuwon City, SD Al-Muttaqien, Jl Plemahan Besar, Jl Dukuh Kupang 10, Jl Simorejo Timur, Asrama Mahasiswa Unair Kampus C Mulyorejo, hingga Jl Manyar Indah.

Yang paling banyak diserang adalah kawasan Kecamatan Mulyorejo (ada lima lokasi), Kecamatan Sukolilo (dua lokasi), Tegalsari, Sawahan, Jambangan, Rungkut, Bulak, Sukomanunggal, dan Gunung Anyar.
Serangan oleh serangga Tomcat ini sudah terjadi pada beberapa tahun yang lalu di berbagai daerah di Jawa Timur termasuk daerah Surabaya.

  Tabel serangan Tomcat yang pernah terjadi :
No
Tahun
Tempat
Jumlah korban
Keterangan
1
2004
Kabupaten Tulungagung
260

2
2004
Kecamatan Besuki
60

3
2008
Kabupaten Gresik
50

4
2009,  2010
Surabaya, kecamatan Kenjeran
20

5
2012
Surabaya
??
Sedang terjadi
Sumber : Regional Kompas.com

Akibat racun Tomcat.
Pakar serangga dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Aunu Rauf, mengungkapkan bahwa tomcat sebenarnya tidak menyengat dan menggigit. Namun, ketika terganggu, serangga ini akan mengeluarkan cairan racun bernama paederin.

"Cairan ini yang menyebabkan warga mengalami kulit melepuh dan gatal seperti yang dialami di Surabaya. Cairan bisa keluar kalau serangga ini dipencet, papar Aunu yang tahun lalu juga mempelajari tentang merebaknya ulat bulu ini, di kompas.com

Tips Menghindari bahaya Tomcat
Untuk menghindari bahaya serangga Tomcat ada beberapa cara.

Jangan ditepuk
Bila ada tomcat yang hinggap di tubuh, jangan sesekali mencoba mengusir dengan menepuknya. Pasalnya, jika itu dilakukan, tomcat akan mengeluarkan racun.

Goyangkan tubuh
Untuk menjatuhkan tomcat, cukup menggoyangkan bagian badan hingga serangga itu terjatuh. Kemudian barulah menginjaknya hingga mati menggunakan alas kaki. Dengan begitu tomcat tidak akan mengeluarkan toksin-nya.

Bersihkan sisa tomcat
Setelah berhasil dimatikan dengan diinjak, seseorang harus langsung membersihkan noda yang ada di lantai, agar toksin yang ada tidak tersentuh.

Luka basah jangan kena sinar matahari
Jika seseorang sudah terlanjur terkena infeksi sehingga menyebabkan luka, jangan sampai luka yang masih basah terkena sinar matahari. Hal ini dapat menyebabkan bekas hitam dari luka sulit dihilangkan.

Bilas dengan air dan sabun
Bila telanjur kena toksin, segera membilasnya dengan air serta sabun. Baru kemudian gunakan salep anti gatal.

Salep
Untuk salep yang direkomendasikan adalah salep Acyclovir 5 persen yang bisa didapatkan di toko obat atau apotek terdekat.

Tomcat beracun tetapi tidak mematikan.
Meskipun racun dari tomcat melebihi racun ular kobra, racun tomcat hanya terasa di kulit berbeda dengan racun ular kobra yang langsung mengenai sistem saraf, oleh karena itu warga masyarakat dihimbau tidak perlu panik berlebihan.
10.35 | 14 komentar | Read More

Ditemukan mayat dipenuhi telor lalat di bawah kebun sengon

Written By Nyach on Jumat, 13 Januari 2012 | 07.46

Kalipare : Jumat , 13 Januari 2012 di pagi hari masyarakat Kaliasem Rt.12/Rw02 desa kalipare kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang Jawa Timur, heboh. Telah ditemukan sesosok mayat yang dikerubungi lalat di bawah pohon sengon dekat persawahan yang jauh dari rumah penduduk. 
Mayat yang mengenakan rok biru dan beralaskan daun jati itu sementara berita ini ditulis tidak dikenal, oleh masyarakat yang melihatnya.

Posisi mayat tengkurap, dengan kepala di sebelah selatan. di sebelah utaranya terdapat tas terbuat dari plastik berwarna kuning dan hijau yang dianyam. Keadaan mayat sudah dikerubungi lalat, bagian kaki terlihat mulai berair tetapi tidak berbau. Terlihat telor telor lalat memenuhi mata sebelah kiri, bagian sudur mulut dan sela sela jari kaki. 
 
Sementara ini sedang proses pelaporan ke polsek Kalipare, setelah laporan ke RT-RW, oleh salah satu warga Kaliasem. Mayat ini ditemukan oleh Marsiti warga Kaliasem RT. 12 ketika mencari jamur di sekitar kebun sengan itu." Saya ketika tolah-toleh mencari jamur di sini, kulihat orang mati disitu, langsung saya berlari pulang memberitahu orang-orang" demikian katanya, saat mendampingi penulis ketika melihat mayat secara langsung.
Sampai jam 7.35 wib kepala dusun Kaliasem baru datang, sambil menunggu petugas dari polsek Kalipare untuk mengevakuasi mayat tersebut. Tepat jam 7. 50 WIB petugas dari Polsek Kalipare datang .
07.46 | 13 komentar | Read More

Cacing Gelang Sebagai Obat Typhus

Written By Nyach on Rabu, 11 Januari 2012 | 19.57

Penyakit tipes (typhus) merupakan salah satu penyakit menular yang penularannya melalui makanan yang mengandung Bakteri Salmonella diantaranya yang dikenal adalah Penyebab penyakit ini adalah Salmonella typhi, Salmonella para typhii A, dan Salmonella paratyphii B. Basil gram negatif, bergerak dengan rambut getar, tidak berspora, mempunyai 3 macam antigen yaitu antigen O, antigen H, dan antigen VI. Dalam serum penderita terdapat zat (aglutinin) terhadap ketiga macam antigen tersebut. terutama menyerang bagian saluran pencernaan. Kuman tumbuh pada suasan aerob dan fakultatif anaerob pada suhu 15 – 41°C (optimum 37°C) dan pH pertumbuhan 6 – 8.

Anak saya dan keponakan yang berumur 10 tahun yang pernah terserang penyakit Typhus, setelah itu, mereka gampang sekali terserang kembali oleh penyakit ini. Apa yang saya dan keluarga lakukan untuk mengobatinya, perlu saya tulis di sini. Resep kuno yang saya gunakan adalah cacing gelang untuk obat Typhus.
Kebetulan juga ada salah satu siswa yang sedang diserang Typhus sedang sms menanyakan apa obatnya, saya langsung teringat tentang resep cacing gelang sebagai obat Typhus. Untuk itu saya bicara dengan ibunya siswa itu melalui telpon untuk menginformasikan cacing gelang sebagai obat Typhus. Bagi yang memerlukan silahkan simak tulisan ini.


Pemanfaatan cacing gelang.
Di zaman kembali ke alam ini, cacing tanah (earth worm) digunakan sebagai antitrombosis di Korea Selatan, Cina dan Vietnam. Digunakan sebagai bahan makanan di Jepang, Hongaria, Thailand, Filipina dan Amerika Serikat. Untuk penyembuhan kanker di Amerika Serikat; dan sebagai makanan obat di berbagai negara Asia Afrika. Di Jepang dikenal vermijuice dan di Eropa, worm burger, worm spagheti, crispy earthworm dan verne de terre.

Sebenarnya penggunaan cacing tanah sebagai obat sudah dimulai sejak tahun 4000 SM oleh bangsa Cina. Ia tercatat dalam Bencao Gang Mu sebagai "pu shuks" yang di kalangan awam disebut naga tanah atau "ti lung kam". Khasiat yang disebutkan beragam seperti melancarkan air seni (diuresis), menetralkan bisa gigitan laba-laba, mengobati sakit malaria, membasmi cacing pita, mengobati sakit kuning dengan perut buncit, meredakan demam dan kejang demam dan menyembuhkan stroke.

Mengenai cacing gelang.
Cacing gelang tanah atau Annelida (dalam bahasa latin, annulus = cincin) dari kelas lumbricus rubellus, adalah kelompok cacing dengan tubuh bersegmen. Annelida memiliki panjang tubuh sekitar 1 mm hingga 3 m. Contoh annelida yang panjangnya 3 m adalah cacing tanah Australia. Lumbricus rubellus adalah kelas annelida di Eropa, sedangkan di Indonesia kelasnya adalah Pheretima aspergillum. Bentuk tubuhnya simetris bilateral dan bersegmen menyerupai cincin.
Cirinya badan kemerahan dan di kepala yang berwarna gelap ada lingkaran putih seperti gelang. Di negara-negara tropis, cacing gelang ini mudah dijumpai di bawah pohon pisang.

Cacing tanah jenis Lumbricus rubellus dan Pheretima aspergillum banyak digunakan dalam pengobatan tradisional anak negeri untuk penawar demam dan typhus. Cacing ini juga diketahui menghasilkan zat hirudin atau zat antikoagulan atau zat anti pembekuan darah.

Cara mengolah cacing gelang.
Cara mengolah cacing gelang menjadi obat tradisonal adalah sebagai berikut:

  1. Carilah Cacing gelang dengan mengorek tanah yang basah, biasanya dicari di bawah akar pohon pisang.  
  2. Cuci bersih cacing 5 ekor selanjutnya 
  3. Tambah air 2 gelas, 
  4. Rebus dan biarkan tersisa 1 gelas. 
  5. Saring dan minum satu gelas sehari.
Obat modern dari cacing gelang bernama dengan awalan "Vermi"
Jika jijik untuk mengolah cacing secara langsung, di toko obat cina (sinshe) ada dijual ekstrak cacing. Cara menyeduhnya bisa ditanyakan langsung ke penjualnya.

Sedangkan di apotek dan toko obat ada juga kapsul ekstrak cacing untuk menyembuhkan typus dan panas tinggi, nama dagangnya Vermint, Vermifus, dll. Ciri nama dagang tersebut mempergunakan awalan 'Vermi' yang berarti cacing.

Kehalalan cacing gelang.
Kehalalan Cacing gelang(Vermint), difatwakan oleh Majelis Ulama Indonesia dengan Surat Keputusan nomor: Kep-139/ MUI/ IV/ 2000 dan persetujuan untuk digunakan sebagai obat tradisional oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dengan Surat keputusan nomor: 0357/ Reg/ B/ 2002.

19.57 | 16 komentar | Read More

Saya beri laba Rp. 50.000 "ayo ayo urunan semampunya, ambil rambutan sekehendaknya"

Written By Nyach on Selasa, 27 Desember 2011 | 21.59

Rambutan, buah yang berambut , isi deklamasi anak-anak TK seperti yang saya dengar di acara radio disetiap minggu pagi. Akhiran "an" dari kata itu yang membuat orang mendengar jadi membayangkan manisnya buah tersebut. 

Perjalanan dari Malang ke kabupaten Trenggalek jelas melewati kabupaten dan kota Blitar, di daerah ini terdapat banyak pohon-pohon rambutan yang bergelayut menopang buahnya. Buah rambutan yang berwarna merah membuat kami ber-keinginan merasakan nikmatnya rasa buah. Teman kami yang sedang mudik liburan di rumah orang tuanya di Blitar mengatakan :
"Rambutan sekarang murah hanya berharga Rp. 500,- sampai dengan Rp. 700,-" asalkan metik sendiri kemudian ditimbang. 
Teman yang lain menimpali dengan kata-kata, " bisa hanya seharga Rp. 200,- asal mau tapi belinya jam dua belas malam" hahahaha membuat seisi mobil bergelak menambah kegembiraan rombongan yang mau taziah dirumah keluarga rekan itu. 

Perjalanan pulang menuju Malang, dua mobil merapat di depan rumah yang terlihat banyak pedagang buah rambutan datang membawa sepeda motor yang penuh dengan bawaan rambutan dagangannya, ada pula yang selesai menurunkan rambutan bawaannya dan menerima uang hasil penjualan, ada pula yang baru menstarter motor dengan keranjang sudah kosong mau pulang.

Hampir semua penumpang dua mobil tersebut ikut turun dan tak lupa mencicipi buah rambutan yang kececeran di lantai atau memetik yang masih ada dibelakang sepeda motor dan belum diturunkan oleh pedagangnya. Beberapa teman melobi pedagang yang lagi sibuk mengadakan pembayaran, " berapa harga rambutan per 1 kilogramnya ?", salah satu teman melontarkan kalimat pembuka.
"Kalau beli banyak, harganya Rp. 3000,- /kg, " jawab pedagang sambil menoleh ke arah yang punya suara.
"kok sama dengan harga rambutan di pasar Kepanjen" jawab teman yang seorang ibu-ibu dan sering belanja ke pasar, sambil membalikkan badan menuju mobil dan diikuti oleh teman yang lain termasuk diriku. 

Perjalanan dilanjutkan dengan tanpa membawa rambutan, eeeeh di tengah perjalanan terlihat seseorang membonceng rambutan dikeranjang yang ditaruh di jok sepeda motor Honda 70, terlihat mobil rombongan kami yang ada di depan memepet orang tersebut dan terlihat tangan salah satu teman keluar melalui kaca jendela mobil berkomunikasi dengan pengendara sepeda tersebut. Tidak seberapa lama mobil depan itu menepi dan berhenti diikuti pedagang rambutan itu termasuk mobil yang saya tumpangi.

" Rambutannya mau dibawa kemana Kawan" langsung saja dicecar dengan kata-kata persahabatan bernada ingin membeli (hiks padahal nada itukan do re mi so la si do....)
" Ya dijual Pak," jawab lelaki setengah baya yang memakai kaos sambil mematikan mesin motornya.
"Berapa harganya " lanjut sipenawar.
"Tapi saya tidak membawa timbangan" sambil sedikit kebingungan, karena muka belakang tahu tahu banyak lelaki mendekat ke arahnya.
"semua saja harga borongan" sipenawar gak mempedulikan kebingungan pedagang.
"gak bisa" pedagang terlihat makin bingung di rona wajahnya.
"kenapa" desak sipenawar.
"gak tahu ukuran (yang dimaksud beratnya)" pedagang memberi alasan.
"sudah gini saja, Bapak membelinya berapa ?" penawar memberi solusi mengarah ke rambutan yang merah merah masih di atas sepeda.
"Saya beli Rp. 180.000 ", spontan jawaban itu oleh pedagang.
"sudah saya beri laba Rp. 20.000, jadi saya beli Rp. 200,000,- semua rambutannya" teman yang lain ikut menawar.
"Kalau laba segitu gak boleh" balas pedagang setengah berbisik.
"Bapak minta diberi laba berapa ?" penawar mempertegas
"Lima puluh ribu." jawab pedagang dengan mantabs.
"ya sudah Saya beri laba Rp. 50.000, jadi saya membayar Rp. 230.000,-" disambut penawar denga senyuman supermanisnya.

Jadilah sepeda motor itu ditepikan tepat di depan toko yang sedang tutup, diikuti oleh semua teman-teman, ada yang ikut membantu mendorong sepeda yang penuh dengan rambutan, kalau ditaksir bobot rambutannya lebih dari 1 kwintal itu. Saya nyeletuk "wahhhh beli rambutan termasuk bakule (pedagangnya)", " Iyo sak sepedae" balas teman yang lain, Pedagang itu senyum sambil memasang
"ayo ayo urunan semampunya, ambil rambutan sekehendaknya"

Susana benar-benar mengasyikan, sambil memilih rambutan di dalam keranjang . memang lagi musim rambutan sehingga harga RP. 3000,- /kg dirasa mahal.
21.59 | 15 komentar | Read More

BUDI DAYA JAMUR di KALIPARE | Oke MMS

Written By Nyach on Minggu, 18 Desember 2011 | 19.27

Jamur tiram kini mulai tersedia di sejumlah pasar modern (mal/supermarket). Bahkan sejumlah restoran besar maupun hotel berbintang di Indonesia pun menyediakan menu jamur tiram. Berbagai makanan olahan berasal dari jamur Tiram bisa diciptakan dengan mudah.
Hasil penelitian secara klinis menyebutkan, kandungan senyawa kimia khas jamur tiram berkhasiat mengobati berbagai penyakit manusia seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan anemia. Senyawa ini juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan polio, influenza, serta kekurangan gizi.


Dengan tingkat harga yang tinggi (Rp 8.000-Rp 12.000/kg), budi daya jamur tiram mempunyai fesibilitas ekonomi yang lebih baik. Artinya, ia bisa dijadikan usaha sampingan bagi petani, maupun usaha pokok bagi kaum muda yang hingga kini masih menganggur.

Sayangnya, masih banyak warga masyarakat yang belum mengetahui keuntungan budi daya jamur tiram dan manfaatnya bagi kesehatan manusia. Di Barat, kaum vegetarian menjadikan jamur tiram sebagai salah satu bahan makanan ideal, dan bisa diolah menyerupai daging ayam, daging sapi, atau daging kambing.
Langkah warga di Kec. Kalipare Kab. Malang tampak menekuni bisnis sampingan budi daya jamur Tiram berada di desa Tumpakrejo, Sukowilangun dan desa Kaliasri/Kalitelo disamping memproduksi jamur juga bersedia melayani pembelian baglog jamur Tiram, sedangkan di desa Sumberpetung sebagai produksi jamur saja.


JAMUR tiram tak hanya memiliki rasa yang lezat, tapi juga mengandung gizi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan manusia. Menurut penelitian Departemen Sains Kementerian Industri Thailand, jamur tiram mengandung karbohidrat (50,59 %), protein (5,94 %), serat (1,56 %), dan abu (1,14 %), dengan kandungan lemak sangat rendah (0,17 %). Setiap 100 gram jamur tiram segar mengandung 45,65 kalori, 8,9 mg kalsium, 1,9 mg besi, 17,0 mg fosfor, 0,15 mg vitamin B1, 0,75 mg vitamin B2, dan 12,40 mg vitamin C.

Berdasarkan hasil bersiturrahmi yang cukup santai pada hari Minggu pagi, 18 Desember 2011 dengan pelaku budi daya jamur Tiram di Kalipare didapatkan informasi bahwa, jamur tiram mudah dibudidayakan dengan teknik yang hampir sama dengan jamur merang. Untuk mengawalinya ada beberapa tahap yang harus dilakukan:
Tahap 1 menyiapkan rumah jamur (kumbung),
Tahap 2 membuat media bibit induk (spawn) untuk yang profesional
Tahap 3 cara memproduksi jamur tiram, cocok untuk pemula


 TAHAP 1 : MENYIAPKAN RUMAH JAMUR ( KUMBUNG )
Kumbung dapat dibuat dari rangka besi, kayu, atau bambu, dengan dinding dan atap terbuat dari plastik. Pada bagian luar kumbung dipasang lagi atap dan dinding dari anyaman bambu, nipah, atau kain yang dapat ditutup-buka, untuk mengatur cahaya matahari yang masuk. Kumbung dilengkapi jendela untuk mengatur sirkulasi udara. Hal ini terkait dengan kebutuhan suhu dan kelembaban udara yang ideal. Di dalam kumbung bisa dibuat dua deret rak (bedengan) bertingkat, sebagai tempat meletakkan ratusan -bahkan ribuan- bag log. Kumbung berukuran 8 x 3 m2, misalnya, bisa menampung 3.000-an bag log.

Baglog bisa dibuat sendiri, bisa juga membeli dari pembudidaya jamur tiram yang sudah berpengalaman. Memang lebih praktis membeli, apalagi harganya relatif murah (Rp 1.100-Rp 2.000). Begitu pula dengan bibit jamur, yang kini dapat dibeli di petani-petani kawakan.

TAHAP 2 : MEMBUAT MEDIA BIBIT INDUK (SPAWN)
Bagi saudara yang mau lebih profesional dalam budi daya jamur tiram, inilah 10 LANGKAH MEMBUAT MEDIA BIBIT INDUK:
1.    Bahan medianya yang berupa biji-bijian atau campuran serbuk gergajian albusia (SKG) ditambah biji   millet (pakan burung kenari dan gould amandine), 1 (42%) : 1 (42%). Bahan baku ini adalah yang terbaik.
2.    Bahan baku dicuci dan direbus selama 30 menit menggunakan pressure cooker atau panci.
3.    Bahan baku tersebut ditiriskan dengan ayakan. Tambahkan 1% kapur (CaCl3), 1% gypsum (CaSO4), vitamin B kompleks (sangat sedikit) dan atau 15 persen bekatul. Kadar air 45-60 % dengan penambahan air sedikit dan pH 7.
4.    Bahan baku tersebut lalu didistribusikan ke dalam baglog polipropilen atau botol susu atau botol jam pada hari itu juga. Perbotol diisi 50-60% media bibit, disumbat kapas/kapuk, dibalut kertas koran/alumunium foil.
5.    Sterilisasi dalam autoclav selama 2 jam atau pasteurisasi 8 jam pada hari itu juga. Temperatur autoclave 121 derajat C, tekanan 1 lb, selama 2 jam. Temperatur pasteurisasi 95 derajat C.
6.    Lakukan inokulasi dengan laminar flow satu hari kemudian. Setelah suhu media bibit turun sampai suhu kamar dilakukan inokulasi bibit asal biakan murni pada media PDA (sebanyak 2-3 koloni miselium per botol bibit).
7.    Inkubasi (pertumbuhan miselium 15-21 hari) pada ruang inkubasi/inkubator, suhu 22-28 derajat C.
8.    Botol atau baglog isi bibit dikocok setiap hari, dua hingga tiga kali. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan miselium bibit jamur merata dan cepat serta media bibit tidak menggumpal/mengeras.
9.    Bibit induk dipenuhi miselium jamur dengan ciri pertumbuhan miselium jamur kompak dan merata.
10. Jamur tersebut digunakan sebagai inokulan/bibit induk/bibit sehat perbanyakan ke 1 dan ke 2. Bibit ini disimpan dalam lemari pendingin selama 1 tahun, bila tidak akan segera digunakan.

TAHAP 3 : MEMPRODUKSI JAMUR TIRAM (PLEUROTUS SPP)
Bagi saudara yang ingin sebagai pembudidaya jamur Tiram dan sebagai baglog, inilah 10 LANGKAH MEMPRODUKSI JAMUR TIRAM :
1.    Siapkan serbuk kayu gergajian albasia. Rendam selama 0-12 jam (bergantung pada spesies/strain serbuk kayu yang digunakan).
2.    Tiriskan sampai tidak ada air, pada hari itu juga dengan mengunakan saringan kawat atau ayakan kawat.
3.    Membuat subtrat/media tumbuh, pada hari itu juga. Tambahkan 5-15 % bekatul atau polar (bergantung pada spesies/strain yang digunakan), 2% kapur (CaCO3), 2% gypsum (CaSO4) dan air bersih, diaduk merata, kadar air substrat 65%, pH 7.
4.    Distribusikan kedalam baglog polipropilen pada ahri itu juga. Padatkan dalam wadah tersebut, beri lubang bagian tengah, dipasang mulut cincin pralon, kemudian ditutup dengan kapas/kertas minyak.
5.    Sterilisasi/pasteurisasi, satu hari kemudian. Simpan dalam kamar uap atau kukus dalam drum dengan suhu media di dalam baglog 95-120 derajat C selama 1-3 kali 8 jam bergantung pada jumlah substrat yang akan di pasteurisasi.
6.    Inokulasi substrat dengan spawn di ruang inokulasi. Setelah suhu bag log substrat turun sampai suhu kamar, inokulasikan bibit pada substrat dalam laminar flow. Bibit 10-15gr/kg substrat.
7.    Inkubasi bag log substrat (pertumbuhan miselium 15-30 hari). Rumah jamur/kubung/ruang inkubasi dijaga tetap kering dan bersih, suhu 22-28 derajat C tanpa cahaya.
8.    Bag log substrat dibuka cincin dibuka (7-15 hari kemudian). Cara membuka berbeda-beda, tergantung jenis jamur kayu yang digunakan.
9.    Bag log disusun di rak dalam rumah jamur (pertumbuhan jamur 10-15 hari kemudian, tumbuh pin head/bakal tumbuh buah). Bakal tumbuh buah tersebut disiram air bersih agar jamur tumbuh. Untuk jamur tiram, yang disiram rumah jamurnya. Untuk jamur kuping penyiraman langsung pada substrat sampai basah kuyup. Suhu rumah jamur 16-22 derajat C RH : 80-90 %.
10. Panen jamur tiram/kuping. Panen kurang dari 9 kali dalam waktu kurang dari 1,5 bulan tergantung cara pemeliharaan/penyiraman jamur dan kebersihan kumbung. Atau sisa panen 2-5 kali seminggu. Sedangkan pemanenan berikutnya setiap 10-14 hari, selama enam bulan. Tubuh buah yang sudah siap panen harus segara panen agar kualitas jamur baik.

Inilah TINDAKAN DALAM MEMANEN JAMUR TIRAM
Jamur yang telah dipanen harus dibersihkan akarnya, agar tidak mengundang hama penyakit, lalu disimpan di kantung plastik. Jamur tiram yang berkualitas baik memiliki ciri segar, kering dan tidak pecah. Karena itu, bersihkan jamur dari segala kotoran yang menempel pada tubuh buahnya. Jamur tiram bisa diolah menjadi keripik, pepes, oseng-oseng, sop, soto, dan ''daging palsu''.
Faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya jamur tiram ini adalah masalah higienis, aplikasi bibit unggul, teknlogi produksi bibit (kultur murni, bibit induk, bibit sebar), teknologi produksi media tumbuh/substrat dan pemeliharaan serta cara panen jamur tiram.


Analis usaha budidaya jamur UNTUK PEMULA
Biaya pembuatan kumbung kapasitas 10.000 Baglog        = Rp    2.000.000
Biaya pembelian bibit Rp.1.700 X 10.000 baglog             = Rp  17.000.000
Biaya instalasi dan pemasangan pipa air                            = Rp       150.000
Biaya pegawai tetap                                                         = Rp       500.000
Biaya listrik                                                                      = Rp       150.000
Biaya Transportasi (6 bln)                                                 = Rp       250.000  +
                                                  Biaya Produksi              = Rp  18.050.000
 

Kemampuan tumbuh jamur setiap baglog: 
0,4 X 1,80 kg = 0.72 kg/baglog 0,72 X 10.000 =     7200 kg    
 

Pendapatan       
Jika harga jual jamur tiram di pasar per kilogram: Rp.8.000,- 

maka Rp. 8.000,- x 7.200 kg =      Rp  57.600.000
       
Keuntungan bersih (6 bln)    penjualan jamur tiram segar Penghasil Kotor: – Biaya Produksi = Rp.57.600.000 – Rp.18.050.000 (Modal THP 2)     = Rp  39.550.000
 

JADI KEUNTUNGAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM 10.000 BAGLOG SELAMA 6 BULAN SEBESAR "Tiga puluh Sembilan Juta Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah"
Untuk Analisis secara lengkap, silahkan saudara unduh file di sini BUDI DAYA JAMUR TIRAM
  Semoga sukses berusaha sampingan Budidaya Jamur Tiram.
19.27 | 7 komentar | Read More

Sekedar Humor

Written By Nyach on Jumat, 09 Desember 2011 | 20.19

Lama gak memperbarui tulisan di sini, mohon maaf ini sekedar humor

read moor blogg
Percakapan Opa dan Cucunya
Opa dan Cucu
Pada suatu hari si Opa memberi nasehat pada Cucunya, karena cucunya nakal dan malas ke sekolah.
Opa : Fred....., kenapa tdk ke Sekolah ?
Cucu : tdk ada Motor Opa
Opa : wah..wah..., Fred... dulu Opa ke sekolah berjalan kaki berkilo-kilo, naik gunung, turun gunung,karena opa ingin menjadi pitar, 'sekarang lihat opa, Opa jadi apa ?
Cucu : memangnya ....apa jadi apa ?..tanya cucu
Opa : Opa JADI... LUMPUH
hehehehe
read moor blogg
Balada penebang kayu (boyong dari milis)
Suatu hari, ketika sedang menebang pohon, seorang kakek penebang kayu kehilangan kapak satu-satunya karena terjatuh ke sungai. Dia menangis dan berdoa, hingga muncul dewa menanya: "Mengapa engkau menangis?"
Sambil terisak si kakek bercerita tentang kapak alat mencari nafkah satu-satunya telah terjatuh ke sungai.

Dewa menghilang seketika dan muncul kembali dg membawa kapak emas sambil bertanya: "Apakah ini kapakmu?" "Bukan Dewa." Jawab kakek itu.

Lalu Dewa menghilang lagi & muncul kembali dg membawa kapak perak sambil bertanya: "Apakah ini kapakmu?". "Bukan Dewa." Sahut Kakek itu sambil menggelengkan kepala.

Setelah menghilang dalam sekejap, Dewa kembali lagi dg membawa kapak yg jelek dg gagang kayu & mata besi. "Apakah ini kapakmu?" "Ya, Dewa... Benar ini kapak saya". "Kamu orang jujur, oleh karenanya aku berikan ketiga kapak ini untukmu sebagai imbalan atas kejujuranmu!"

Lelaki itu pulang ke rumah dg rasa syukur & gembira.

Beberapa hari kemudian ketika menyeberangi sungai, isterinya terjatuh & hanyut ke sungai.
Si Kakek menangis dg sedih dan berdoa.

Muncullah Dewa yg memberinya 3 kapak tempo hari. "Mengapa engkau menangis?" "Isteriku Satu-satunya yg amat kucintai terjatuh & hanyut ke dalam sungai, Dewa". Lalu Dewa menghilang & muncul kembali dg membawa Luna Maya sambil bertanya: "Apakah ini isterimu?" "Ya, Dewa." Dewa amat murka & berkata: "Kamu bohong, kemana perginya kejujuranmu?"

Dg ketakutan sambil gemetaran kakek itu berkata: "Dewa, jika aku tadi menjawab BUKAN, Dewa akan kembali lagi dg membawa Cut Tari, dan jika kujawab lagi BUKAN, Dewa akan kembali dg membawa isteri saya yg beneran, dan saya jawab BENAR, Dewa akan memberikan ketiganya untuk menjadi isteri saya. Saya ini orang tua renta Dewa... Tidak mungkin bisa seperti Ariel mampu melayani mereka bertiga ..wkwkwkwkwk
20.19 | 8 komentar | Read More