Oke MMS Headline

Okemms | Oke MMS

FeedCount

Welcome Guys

Anti Virus Gratis

smadav antivirus indonesia

Click here to open Guest Book

cbox
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kisah mencari calon CEO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah mencari calon CEO. Tampilkan semua postingan

Mari menulis kisah Berhikmah ( Mencari Calon CEO )

Written By Nyach on Selasa, 22 Februari 2011 | 16.28

Mari menulis kisah Berhikmah
Teringat masa kecil yang setiap sehabis sholat isyak ketika mau tidur saya bersama bibi yang usianya tidak berbeda jauh dengan diriku menunggu nenek yang tidak lain adalah ibu dari bibiku itu untuk mendampingi diriku untuk menggapai alam mimpi. Setiap mau tidur nenek selalu bercerita/berkisah tentang apa saja, seperti kancil nyolong timun (kancil mencuri ketimun – jawa), Kancil bermain sulingan, Kancil yang sombong dan lain-lain. Kami senang mendengarkan kisah yang disampaikan nenek, meskipun kisahnya ada yang istilah pertandingan sepak bola di TV adalah siaran tunda artinya nenek berkisah tentang cerita yang sudah sering disampaikan untuk penghantar tidur kami. Sampai sekarang memory tentang cerita atau kisah-kisah itu masih setia menemani dalam ingatan. Banyak kisah yang bermuatan akhlak, tingkah laku yang baik dan macam - macam.

Saya mengajak menulis, karena kisah merupakan sebuah media pembelajaran bagi siapapun yang mengalami ataupun mengetahuinya. Ia mempunyai kekuatan yang sangat besar untuk men-sugesti orang untuk berubah esuai dengan kisah atau cerita yang dialaminya (red : dibaca). Kekuatan Mensugesti yang saya maksud, antara lain :

• Membuat orang terpengaruh tanpa sadar telah dipengaruhi,
• Membuat orang mengerti tanpa merasa digurui,
• Membuat orang belajar tanpa merasakan adanya paksaan.

Untuk itu saya mengajak kepada pembaca atau kawan-kawan blogger untuk menuliskan kisah-kisah yang penuh hikmah. Kisah atau cerita yang ditulis bisa saja fiksi, nyata atau kisah-kisah yang telah ada sejak lama. Kita berharap dengan membaca kisah yang tertulis, pembaca bisa mendapatkan pembelajaran tentang hikmah yang terkandung, dan sekaligus berharap dapat membenahi berbagai persoalan yang melanda tingkah laku saudara-saudara yang membaca.

CONTOH KISAH (Kisah ini saya comot dari PRAMONO (Pak De) Dewo)
MENCARI CALON CEO

Seorang CEO hendak mewariskan perusahaan besar kepada karyawan terbaiknya. Untuk itu ia memanggil seluruh karyawannya, memberikan masing² sebutir BENIH di tangannya dan berkata, "Sirami dengan teratur, rawat, dan kembalilah 6 (enam) bulan dari sekarang dengan membawa tanaman yang tumbuh dari benih ini.

Yang TERBAIK, pemiliknya akan menjadi penggantiku sebagai CEO perusahaan ini.
Seorang karyawan, Rahmat, pulang ke rumah. Setiap hari disiraminya dengan air dan pupuk.
Setelah 2 bln, di kantor, eksekutif lainnya saling membicarakan tanaman mereka, sedangkan Rahmat melihat TIDAK ADA PERUBAHAN yang terjadi pada benih miliknya. IA MERASA GAGAL.

Setelah 6 bulan, seluruh eksekutif menghadap CEO, memperlihatkan hasil benih tersebut. Rahmat berkata pada istrinya bahwa ia tdk akan membawa pot yang kosong, namun istrinya mendorongnya untuk menyatakan yang sebenarnya.

Rahmat menyadari bahwa istrinya menyarankan HAL YANG BENAR. Memasuki ruangan meeting, Rahmat membawa sebuah pot kosong. Seluruh mata memandangnya kasihan.
Ketika Sang CEO memasuki ruangan, ia memandang keindahan seluruh tanaman itu, hingga akhirnya berhenti didepan Rahmat yang tertunduk malu.

Sang CEO memintanya ke depan dan menceritakan TRAGEDI yang menimpanya.
Ketika ia selesai bercerita, Sang CEO berkata, "berikan tepuk tangan yang meriah untuk Rahmat, CEO yang baru".

Ia berkata, “Aku memberikan kepada kalian sebutir benih yang sebelumnya TELAH KUREBUS DI AIR PANAS hingga mati dan tidak mungkin untuk tumbuh.

Melihat bahwa benih itu tidak tumbuh, kalian menukarnya dan berbohong kepadaku. Lain halnya dengan Rahmat, dia mau berkata yg sebenarnya terjadi.

Tabur KEJUJURAN, menuai KEPERCAYAAN. ..

Tabur KERJA KERAS, menuai KESUKSESAN.. .

Selamat menulis, barakallah fiikum...

16.28 | 13 komentar | Read More